TANAH KARO- Satu orang warga Kabupaten Karo beralamat di Jalan Veteran Berastagi berjenis kelamin wanita (59) positif tertular virus corona (Covid-19), setelah dalam riwayat perjalanannya selama tiga minggu ke Surabaya, dan pulang ke Berastagi pada pertengahan Maret 2020. Saat ini pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 itu menjalani perawatan di RS Columbia Medan tanpa melapor ke Dinas Kesehatan Kabupaten Karo.
Tidak adanya laporan dari pihak rumah sakit yang merawat maupun keluarga kepada pihak terkait dapat dilihat dari data dan peta sebaran terhitung sejak tanggal 31 Maret sampai dengan 6 April dengan status PDP, dibuktikan dengan data Peta Sebaran COVID19 Provsu di tanggal 6 April PDP Karo masih kosong.
Untuk memastikan keberadaan dan keadaan wanita warga Berastagi yang positif Covid-19 itu, pihak Dinas Kesehatan Kab Karo bersama tim Gugus Tugas melakukan konfirmasi ke pihak RS Colombia Medan. Selanjutnya hasil konfirmasi, pihak rumah sakit itu membenarkan, bahwa seorang warga Berastagi berjenis kelamin wanita beusia 59 tahun, pada tanggal 7 April hasil RT-PCR Pasien itu Terkonfirmasi Positif C19 dari RS Columbia, dengan keadaan yang sudah mulai membaik.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas drg Irna Safrina Br S Meliala menjawab pertanyaan wartawan, Rabu (8/4/2020) di Kabanjahe.
Menurutnya, berdasarkan keterangan keluarga Pasien (suaminya), Pasien mempunyai riwayat perjalanan berpergian selama tiga minggu ke Surabaya dan kembali ke Berastagi Kab.Karo pertengahan Maret 2020, dengan kesadaran sendiri melakukan Isolasi Mandiri di rumahnya.
Namun selama isolasi mulai muncul gejala batuk dan demam sehingga tgl 31 Maret 2020 keluarga membawa Pasien untuk dirawat di RS Columbia tanpa melaporkan ke Dinas Kesehatan Kab.Karo termasuk ke Dinkes Provsu juga tidak melapor.
“Selanjutnya, Dinas Kesehatan bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karo, setelah mendapat informasi Pasien terkonfirmasi positif sejak 7 April, melakukan pelacakan orang-orang yang mempunyai riwayat kontak dengan Pasien C19 itu, guna mencegah penyebaran,” kata Irna.
“Kemudian setelah tim menemukan keluarga Pasien, selanjutnya dilakukan Rapid Test, hasil sementara Negatif, namun demikian keluarga ini diwajibkan melakukan karantina mandiri terlebih dulu,” jelasnya.
“Meski sudah ada seorang warga Berastagi Kabupaten Karo terkonfirmasi positif berstatus PDP, tapi saat ini keadannya sudah mulai membaik. Untuk itu kami menghimbau warga supaya jangan panik dan jangan menebarkan issu serta jangan saling menyalahkan.
Dalam penanganan ini tidak bisa hanya Puskesmas, Polsekta, Camat dan Lurah serta kepling saja yang menanganinya. Kita semua bersama masyarakat harus bersatu melawannya dan kuncinya adalah disiplin,” ujar Kadis Kes. saat meninjau langsung kesiapan tim Medis Puskesmas Berastagi.
“Bagi warga yang merasa sudah pernah melakukan kontak langsung dengan PDP, silahkan menghubungi kepling atau langsung ke puskesmas untuk penanganan selanjutnya,” tambahnya.
“Guna menghindari pencegahan dan mengindari penularan Covid-19, tetap lakukan Social Distancing, Physical Distancing, cuci tangan dengan bersih, jauhi kerumunan, lebih baik tetap dirumah dan wajib gunakan masker bila harus keluar rumah,” kata Irna mengingatkan.
Reporter : Daniel Manik







