Terkelin Termotivasi Tulisan Presiden Uganda Perangi Covid-19

Bupati Karo Terkelin Brahmana termotivasi dari tulisan Presiden Uganda memerangi (Covid-19). (foto/Daniel Manik).

TANAH KARO – Covid-19 merupak musuh manusia yang menakutkan, maka tidak ada yang meminta siapa pun untuk tetap di dalam rumah. Anda tetap di dalam ruangan sebagai pilihan terbaik, tanpa ada yang meminta.

Hal itu dikatakan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH mengutip pesan moral yang ditulis peminpin yang berasal dari belahan Afrika Timur negara Uganda Yoweri Museveni yang bertajuk Covid-19 adalah musuh manusia, Senin (4/5/2020) di Kabanjahe.

Menurut Terkelin, dalam tulisannya itu Prsiden Uganda juga menyebutkan, “jika anda memiliki ruang bawah tanah, anda bersembunyi di sana selama peperangan berlangsung. Selama perang, anda tidak menuntut kebebasan, namun anda rela menukarkan kebebasan anda demi bertahan hidup,” sebutnya.

“Selama perang, anda tidak mengeluh kelaparan. Anda sabar menahan kelaparan dan berdoa agar anda masih hidup untuk bisa makan lagi. Selama perang, anda tidak berdebat tentang membuka bisnis anda. Anda bahkan menutup toko anda. Jika punya waktu anda akan berlari untuk menyelamatkan hidup Anda,” katanya.

“Selain itu, Selama perang, anda bersyukur kepada Tuhan karena melihat matahari esok sebagai orang hidup. Selama perang, anda tidak merasa perlu untuk khawatir tentang sekolah anak-anak anda,” urainya.

“Untuk itu, Ketahuilah, dunia saat ini dalam keadaan perang melawan Covid-19 yang tidak dapat dilihat mata, untuk itu kita waspada, berjaga, disiplin karena saat ini perang tanpa senjata dan peluru, perang tanpa tentara manusia, perang tanpa batas, perang tanpa perjanjian gencatan senjata, perang tanpa medan tempur, tanpa melihat tempat suci,” kata Terkelin.

“Makna isi dari cerita yang saya sampaikan, inilah gambaran situasi yang semua yang kita mengalaminya, yang penting, apa pesan pemerintah dalam peperangan melawan Covid-19, kita patuhi dan ikuti, dalam protokol kesehatan,” ucap Terkelin disela-sela menyerahkan 500 pcs masker ke Posko Gereja Peduli.

Reporter : Daniel Manik