Medan  

Tradisi Tadarusan Ala REMMI di Bulan Puasa

MEDAN | Setiap memasuki bulan Ramadan, merupakan hal biasa jika kegiatan keagamaan menjadi lebih meningkat dari hari hari biasa.

Masjid yang biasanya hanya berisi tidak sampai separuh kapasitas untuk sholat wajib berjamaah (kecuali Jumatan), memasuki bulan puasa menjadi lebih ramai.

Bahkan pada awal awal Ramadan hampir setiap masjid full bahkan over kapasitas saat sholat Tarawih.

Selain kegiatan sholat, aktifitas lain di masjid juga meningkat jauh lebih banyak, seperti pengajian Alquran, baik yang lakukan perorangan maupun berkelompok.

Nah, terkait pengajian Alquran secara berkelompok tersebut atau dikenal dengan Tadarus, tak saja di lakukan kaum Bapak pada malam hari seusai Tarawihan, tetapi banyak juga dilakukan ibu ibu. Bedanya kaum ibu melaksanakan siang hari.

Tadarus Ala REMMI

Sejalan dengan perkembangan ilmu dan revolusi jaman, trend tadarusan saat ini lebih melebar menyentuh kalangan anak muda maupun kaum milenial.

Sistem atau cara yang dilakukan jaga bisa berbeda beda sesuai kondisi dan perkembangan jaman, yang penting semangat dalam lingkup  keagamaan.

Era saat ini mengaji Alquran/tadarusan ada yang hanya dilakukan lewat Hp dengan bergantian membaca dan masing masing mengkaji bacaan temannya.

Tetapi lain bagi sekelompok anak muda yang tergabung dalam wadah REMMI (Remaja Masjid Raya Miftahul Iman) berada di Jalan Panglima Denai/Jermal VII Kelurahan Denai Medan.

Mereka masih mempertahankan tradisi tadarusan tatap muka, kecuali tahun lalu akibat wabah luar biasa sehingga ditiadakan.

Menurut Ketua REMMI, M Akhyar didampingi aktifis Remmi lainya seperti M Faiz dan Sa’diah Larasati  Bakat, pola tatap muka dianggap masih lebih efektif.

Mereka membentuk beberapa kelompok masing masing lelaki dan perempuan terdiri 4 – 6 orang, dilaksanakan usai Tarawih sampai sekira pukul 23.00 WIB.

Tadarus tatap muka selain lebih efektif juga akan menjadikan silaturahmi semakin terjaga, tambah Srikandi REMMI Ihsania Sabila Bakat yang masih duduk di bangku kuliah itu.
(Karyadi Bakat)