Usai Tuding Kasek Gelapkan Bantuan PIP, Orangtua Siswa SDN 2 Laguboti Minta Maaf

oleh -455 views
Sejumlah orangtua siswa minta maaf seraya menghampiri Linda Tambunan, Kepala SDN 137550 Laguboti, Rabu (13/11/2019). (orbitdigitaldaily.com/Diva Suwanda)

TOBASA – “Maaf bu, saya telah menuduh ibu menggelapkan uang PIP! Maaf bu, saya telah salah sangka! Maaf bu, mohon kami maaf! Maaf bu, semoga hal ini tidak terulang kembali!”

Demikian kata demi kata permintaan maaf yang disampaikan para orangtua siswa SDN 137550 atau SDN 2 Kecamatan Laguboti kepada Linda Tambunan, Kepala Sekolah SDN tersebut pada Rabu (13/11/2019) kemarin.

R boru Hutajulu didampingi M boru Manurung, R boru Simatupang, B boru Sinaga dan sejumlah orangtua siswa lainnya kepada media mengaku baru baru ini mereka telah melakukan aksi penekanan kepada oknum kepala sekolah tersebut terkait dana Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

“Sebenarnya ini kesilapan kami. Bantuan PIP itu sebenarnya sudah diambil suami kami. Tapi karena hampir semua suami kami kerja di luar dan baru pulang malamnya, maka kami jarang komunikasi,” ujar orangtua murid, R boru Hutajulu.

“Barulah setelah kami datangi ibu Kasek ini dan menunjukkan tanda terima uang PIP Tahun 2017 lalu, dan kami lihat ternyata itu tandatangan para suami kami. Selanjutnya kami tanya dan mereka (para suami) mengaku sudah menerimanya,” tambahnya.

Pengakuan senada juga diutaran orangtua siswa lain. B boru Sinaga merasa kelakuan mereka sebelumnya merupakan salahkaprah semata.

“Ini adalah kesilapan kami yang begitu cepat langsung menaruh curiga dan tidak bertanya pada suami masing-masing,” timpal Sinaga.

Lain halnya dengan yang dialami bapak Mutiha Sibarani, dimana yang menerima bantuan PIP itu adalah istrinya sendiri, dan karena kesibukan keduanya, maka Mutiha juga sempat curiga kepada Kasek tanpa bertanya kepada istrinya.

“Saya lihat di buku bank, bantuan PIP 2017 sudah terambil, padahal tidak sampai. Saya juga ikut datang saat pihak dinas Pendidikan kesini guna klarifikasi. Malam harinya baru diberitahu istri saya, bahwa dia sudah terima dari Ibu Kepsek. Maaf ibu Kepsek,” akunya sambil meminta maaf.

Dugaan Penggelapan PIP Tahun 2017

Menanggapi pernyataan maaf para orangtua siswa itu, Linda Tambunan menerima semua perkataan maaf itu.

“Lain kali, kalau ada kejanggalan yang bapak ibu rasa, datang baik baik ke saya, kita diskusikan,” terangnya.

Menurutnya, sikap orangtua siswa yang langsung melaporkan kejadian itu ke media massa dan LSM tak patut dilakukan.

“Jangan langsung main panggil LSM dan wartawan, bisa makin keruh nanti. Yakinlah, Saya tidak akan berani mempermainkan atau makan dana yang bukan hak saya seperti PIP ini, bisa kena periksa APH saya,” tegas Linda dengan penuh keibuan.

Sebelumnya, sejumlah orangtua siswa sekolah itu, pada Kamis (7/11/2019) lalu datang dan memanggil Tumpal Panjaitan, Pejabat Dinas terkait guna klarifikasi adanya dugaan penggelapan dana Bantuan PIP tahun 2017 yang diambil pihak sekolah secara kolektif dengan surat kuasa.

Dalam kesempatan klarifikasi itu, Linda Tambunan menunjukkan surat kuasa dan tanda terima dari para orangtua siswa penerima bantuan PIP.

Terkait pernyataan maaf para orangtua siswa ke pihak sekolah itu, Tumpal Panjaitan menyampaikan terimakasih kepada para orangtua siswa karena sudah jujur dan mau minta maaf. “Baguslah, kalau memang demikian berarti tidak ada masalah,” sebutnya.

“Dana bantuan PIP itu diberikan guna peningkatan pendidikan si anak itu sendiri. Diberikan pemerintah bukan untuk dipergunakan orangtua ke hal lain. Dan jangan ada pejabat atau kepala sekolah yang mempermainkan dana PIP itu, bisa apes,” pungkas Tumpal.

Reporter: Bernard Tampubolon