USU Tingkatkan Hospitality Standard untuk Masuk Peringkat 500 QS WUR

Rektor USU Dr Muryanto Amin, S Sos, M Si. (Foto/Ist).

Ia menyebutkan jika Universitas Airlangga memperbaiki struktur pendidikan di kelas dengan menyediakan informasi ke publik. Unair juga menggandakan target kinerja dosen untuk melakukan riset serta mendorong mereka untuk melakukan riset kolaborasi dengan akademisi asing. Ditambah, Unair melakukan kegiatan pertukaran mahasiswa secara inbound dan outbound dengan berbagai perguruan tinggi di dunia.

“Dalam mempersiapkan hal tersebut, pimpinan USU akan menyiapkan dan meningkatkan anggaran untuk WCU ini. Konsepnya kita akan melakukan serangkaian kompetisi riset baik dengan skema TALENTA maupun yang lainnya,” ujarnya.

Selain itu, USU akan memberikan insentif kepada program studi yang mengupayakan diri dalam akreditasi internasional. USU juga akan menjembatani sivitas akademika yang akan mengambil skema pendanaan riset dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) seperti Kedai Reka.

Ketua WCU USU, Prof Dr Eng Himsar Ambarita, menyebutkan jika peran sivitas akademika yang telah mengeyam pendidikan lanjutan di luar negeri menjadi modal dan potensi besar. Kolega luar negeri para alumni diharapkan dapat memberikan testimoni mengenai USU. Seperti diketahui, hal tersebut menjadi salah satu indikator QS WUR.

“Bapak Ibu yang telah menyelesaikan pendidikan di luar negeri pasti memiliki kolega, dosen atau teman dari luar negeri. Mereka sangat penting kita harapkan untuk memberikan testimoni mengenai USU. Oleh karenanya, kontribusi dan partisipasi Bapak Ibu sekalian sangat kami harapkan dalam hal ini,” tegas Prof Himsar. (Red)