Segel Center Point, Ketua ISARAH Sumut Nilai Bobby Nasution Belum Pantas Menjadi Gubernur

Ketua PW Isarah Sumut AT Siahaan (foto/ist)

MEDAN | Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Al Washliyah Sumatera Utara, mengkritisi tindakan Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Bobby Nasution selaku walikota yang telah mengeluarkan kebijakan penyegelan Center Point Mall Medan.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media, Kamis (16/5/2024) Ketua ISARAH SUMUT, Abdul Siahaan ST menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Medan seharusnya mempunyai kajian yang komprehenshif terhadap suatu masalah, ucapnya.

“Contohnya yaitu kebijakan penyegelan yang dilakukan oleh Pemerintahan Kota Medan di bawah kepemimpinan Bobby Nasution,” lanjut Mantan Presma UNIVA Medan itu.

Alhasil, kebijakan penyegelan Center Point telah menggangu dunia usaha yang ada di Kota Medan. Ratusan pengusaha dan pedagang yang membeli ataupun menyewa gerai di Center Point Mall Medan dan pasti mengalami kerugian, seharusnya itu menjadi salah satu pertimbangan Pemko Medan dalam membuat sebuah kebijakan apalagi kebijakan yang berhubungan dengan dunia usaha masyarakat Kota Medan, tandasnya.

Untuk itu memimpin Provinsi Sumatera Utara tidak boleh dipimpin oleh orang yang tidak punya kajian untuk masyarakatnya, tegas AT Siahaan

AT Siahaan selaku Ketua Ikatan Sarjana Al Washliyah menyampaikan sangat banyak kebijakan yang dikeluarkan Bobby Nasution tanpa didahulukan dengan kajian secara mendalam yang akhirnya kebijakan-kebijakannya selama memimpin Kota Medan menjadi blunder sehingga tidak membawa manfaat bagi masyarakat Medan yang beliau pimpin justru membawa kesengsaraan bagi masyarakat, ujarnya.

“Oleh sebab, Ketua PW ISARAH SUMUT itu mengungkapkan bahwa Bobby Nasution harus dikaji ulang keinginannya untuk menjadi Calon Gubernur Sumatera Utara dari segi kepatutannya, seharusnya Bobby Nasution memikirkan nasib dari pedagang yang telah berjualan di Center Point ketika membuat kebijakan penyegelan gedung tersebut,” imbuhnya.

Dengan dilakukan penyegelan maka penghasilan atau income para pedagang akan berkurang drastis. Bobby Nasution jangan hanya memikirkan kenaikan Pendapatan Belanja Kota Medan sedangkan pendapatan masyarakatnya tidak dihiraukannya sama sekali, lugasnya.

Penyegelan yang dilakukan Pemko Medan kepada Center Point Mall sama halnya dengan membunuh usaha para pedagang yang berada di Center Point. Dan selama ini Bobby Nasution juga harus tahu, bahwa seluruh pedagang yang berusaha di dalam Center Point Mall juga mendistribusikan pajak makan dan minuman serta pajak lainnya ke Pemerintah Kota Medan, tutup A.T Siahaan. rel