Medan  

Kreasi Siswa SMAN 2, Daur Ulang Ampas Tebu Raih Penghargaan Internasional

Murid Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Medan saat melakukan pembuatan wadah makanan menggunakan daur ulang Ampas tebu/ kulit pisang di ruang praktek SMAN 2 jalan Karang Sari No.435, Sari Rejo, Kec. Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara. Selasa (18/2/2025) Orbitdigital/ Iwan gunadi

MEDAN | Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Medan melakukan extra kurikuler dengan megadakan pelajaran tambahan berupa Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) hingga mendapatkan prestasi dan mengikuti perlombaan di tingkat internasional.

Dari Pantauan Orbit saat di ruang praktek para siswa terlihat melakukan pembuatan berupa tempat makanan. Pengganti wadah styrofosm berukuran kecil sebagai tempat sambal. Berbahan daur ulang menggunakan ampas tebu dan batang pisang, Selasa (18/2/2025).

Sitti Darna sebagai Guru pembimbing di SMAN 2 mengatakan, proses pembuatannya menggunakan bahan organik dan tidak memakai bahan kimia.

“Berawal ampas tebu yang sudah menjadi tepung dibersihkan dahulu kemudian dicampur Gliceryn dan asam cuka. Untuk proses pembuatan ditambah sedikit tapioka kemudian dimasak. Sementara pembuatan kotak tidak memakai asam cuka. Serta tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya,” ujarnya.

Dari hasil kegiatan ilmiah remaja para siswa mendapatkan prestasi hingga tingkat internasional seperti Singapura, Uni Emirat Arab dan untuk tingkat nasional sampai ke Pulau Bali.

“Setiap tahunnya anak-anak kita bawa untuk mengikuti lomba ada yang skala Nasional dan internasional. Dididik untuk berinovasi dan bekerjasama. Juga yang utama siswa bisa mendapatkan penghargaan dari internasional dengan diakui sertifikat mereka, serta nilai sebagai manfaat bagi mereka untuk mendapat jalur undangan”

Ia juga menambahkan beberapa prestasi yang didapat terakhir prestasi pada Agustus 2024 menurunkan 3 tim dari perlombaan di Bali. 2 tim meraih medali emas yang 1 tim mendapatkan medali silver serta mendapat kesempatan pendidikan gratis di Perguruan Tinggi Mercubuana dan satunya lagi mendaptkan special award dari Uni Emirat Arab.

Kagiatan tersebut dilaksanakan dan didukung pihak sekolah, dengan harapan kedepannya mereka tetap memiliki jiwa berinovasi dan meneliti serta setiap yang mereka teliti bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya, jelasnya.

Hasil dari daur ulang ampas tebu dan pisang yang menjadi wadah makanan berupa tempat sambal oleh Siswa Berprestasi SMAN 2 Medan. Selasa (18/2/2025). Orbitdigital/Iwan gunadi

Sementara Marsito Kepala SMAN 2 mengatakan sangat mendukung dan mendorong kegiatan ekstrakurikuler menggali dan mendalami segala aspek. Keterampilan abad 21
Kreatifitas, inovasi, kolaborasi dan komunikasi.

“Saat di Bali saya sempat ikut menyaksikan walupun tidak secara langsung. Alhamdulillah SMAN 2 mendapatkan penghargaan spesial award yang jurinya berasal dari Rusia. Juga mendapatakan Emas serta perak ditingkat Nasional maupun internasional;” sebutnya.

Manfaatnya sangat besar karena saat ini ada satu lembaga kementrian pendidikan manajemen talenta Indonesia. Setiap aktifias dan kegiatan terferivikasi dan kredibel sertifikasinya diakui dan dinilai. Juga bermanfaat ketika mereka masuk mendaftar perguruan tinggi melalui jalur undangan maupun test.

Harapannya SMAN 2 sebagai sekolah unggulan dalam penelitian di Sumatera Utara dan di bulan Mei ini kita akan mengelar SMANDU Fair yang salah satuanya lomba penelitian, pungkasnya.

Reporter : Iwan GB