PDP Palas yang Meninggal Saat Dibawa Pulang Ternyata Negatif Covid-19

PALAS – Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Palas yang meninggal usai dirawat di RS Elisabeth, Medan dinyatakan negatif Covid-19.

Pasien ini meninggal di Aek Hayuara, Kabupaten Paluta saat perjalanan pulang ke Palas.

Ketua Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Kabupaten Padang Lawas (Palas), H Ali Sutan Harahap (TSO), mengatakan, PDP asal Desa Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun yang berobat ke RS Elisabeth Medan menurut Test Swab dari sampel yang diambil tanggal 11 dan 12 Juni pasien dinyatakan negatif.

Setelah mendapat perawatan beberapa hari pihak keluarga akhirnya membawa pasien pulang, namun dalam perjalanan, tepatnya di Aek Hayuara kabupaten Paluta sekitar pukul 21.30 WIB, Kamis (18/6/2020) pasien menghembuskan nafas terakhir.

Sedang kasus covid-19 Palas 01 masih tetap dalam perawatan di RS Adam Malik dan kasus Covid-19 Palas 02 juga masih terus isolasi mandiri.

Untuk pihak-pihak yang diktehaui ada melakukan kontak dengan pasien Covid-19 Palas 01, ia mengatakan telah dilakukan hasil rapid tes namun hasilnya reaktif. Begitu juga halnya dengan kasus Covid-19 Palas 02 yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

Sementara itu, Kadis kesehatan, Hj Lely Ramayulis SKM, M.Kes, yang dikonfirmasi membenarkan ada warga Palas asal Kecamatan Ulu Barumun dengan status PDP dirawat di RS Elisabeth.

Namun, sesuai hasil Rapid Test dan Swab Test yang sampelnya  diambil tanggal 11 dan 12 Juni ini hasilnya non reaktif/negatif.

Malah informasinya, sejak 18 Juni 2020 daerah Padang Lawas sudah nihil pasien PDP. Namun untuk kasus Covid-19 Palas 01 masih menjalani perawatan insentif di RS Adam Malik.

“Sedang kasus Covid-19 Palas 02 juga tetap mendapat pengawasan ketat selama isolasi mandiri di rumah,” ujar Lely.

Namun yang terpenting mari kita semua sama-sama ikuti protokol kesehatan, menjaga stamina,  hindari kerumunan, gunakan masker saat keluar rumah, serta sering cuci tangan pakai sabun, katanya.

Reporter: Firdaus Hasibuan