Edy Rahmayadi Gagal Berikan Layanan Kesehatan Kepada Rakyat Sumut

MEDAN| Peningkatan sumber daya manusia (SDM) sangat dipengaruhi oleh tingkat kesehatan masyarakatnya. Semakin baik kesehatan masyarakatnya maka semakin baik pula SDM nya. Setengah periode Gubernur Edy Rahmayadi memimpin Sumatera Utara (Sumut), hampir tidak ada kemajuan yang signifikan dalam memberikan pelayanan dan akses kesehatan bagi rakyat Sumut. Bahkan kondisinya masih sangat mengkhawatirkan. Fasilitas kesehatan buruk, jumlah gizi buruk tinggi, dan angka kematian bayi dan ibu melahirkan berada peringkat kelima nasional.

Selain itu juga, Pemrpovsu tampak sangat kewalahan dalam menghadapi pandemi Covid-19 sehingga jumlah yang terpapar hingga saat ini tembus diangka 23.236 kasus, dengan jumlah kematian 794 orang. Padahal anggaran refocussing untuk penanganan Covid-19 sebesar 1,5 Trilyun, namun anggaran besar tersebut tak berbekas sama sekali.

Demikian hasil evaluasi Fraksi PDI Perjuangan terhadap kinerja setengah periode Edy Rahmayadi dalam bidang kesehatan. Hasil evalusi ini disampaikan oleh Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut dr. Meriahta Sitepu Jumat (19/2/2021).