Bupati Ashari Tambunan Buka Festival Seni Qasidah Ke-43 Kabupaten Deli Serdang

DELISERDANG |

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Ke-43 yang ditandai dengan pemukulan rebana, Jumati (26/03/2021), di Pusat Pengembangan Produk Unggul Daerah (P3UD) Tanjung Morawa.

Hadir dalam acara itu,  Wakil Bupati Deliserdang H M Ali Yusuf Siregar, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Dra Wastianna Harahap, H Ismayadi SH, Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Ny Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar.

Ketua Dharmawanita Persatuan Ny  Herawati Darwin Zein, perwakilan Forkopimda, para staf ahli, Asisten, Kepala Organisasdi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian , Camat, Ketua Dewan Juri FSQ Hj Rita Nurai Nasution, Ketua Harian  Lasqi, H Alpin Hasibuan, Tokoh  Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda  dan Organisasi Masyarakat Islam se-Kabupaten Deliserdang.

Dalam sambutannya, Ashari Tambunan mengatakan, Deliserdang adalah daerah yang sangat menjunjung tinggi nilai nilai budaya dan menyimpan beragam potensi budaya. Salah satu bentuk budaya tersebut adalah budaya seni qasidah, yang dapat dijadikan sebagai langkah nyata dalam upaya melestarikan nilai – nilai budaya religius khususnya seni Islami.

Terlebih di tengah era globalisasi saat ini, sambung Ashari Tambunan, dengan semakin pesatnya perkembangan musik modern yang identik dengan budaya luar dan tidak sesuai dengan kepribadian bangsa yaitu, menjunjung tinggi nilai- nilai moral dan akhlaq.

“Menyikapi kondisi ini, maka tidak ada pilihan lain, serta sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk senantiasa meningkatkan mutu sekaligus melestarikan seni qasidah”, ujar Bupati Deliserdang .

Oleh karena itu, ungkap Ashari Tambunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli serdang mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan festival seni qasidah ini.

“Karena dapat menjadi media generasi muda islam dalam menggali dan memahami nilai-nilai budaya religius seni islami yang berkembang. Sekaligus dapat menjadi ajang pembinaan bagi masyarakat untuk dapat menempatkan seni qasidah sebagai lagu dan syair-syair yang islami. Dimana arti dan maknanya dapat menjadi tuntunan hidup karena mengandung unsur-unsur dakwah dan juga nasihat-nasihat yang baik sesuai dengan ajaran Islam”, sebutnya.

Kepada seluruh peserta, ucapkan Ashari Tambunan, selamat mengikuti Festival Seni Qasidah ini. Tampilkanlah seluruh kemampuan terbaik yang kalian miliki. Namun yang  harus diingat, bahwa keikutsertaan dalam festival seni qasidah ini, bukan sekedar ajang untuk menampilkan seseorang itu fasih di bidang seni semata, akan tetapi lebih dari pada itu.

“Tujuan utamanya, adalah agar seni qasidah dapat semakin dicintai, berakar dan membudaya di tengah-tengah umat Islam”, kata Ashari Tambunan.

Sebelumnya,  Ketua Panitia FSQ Ke 43 oleh Kepala Bagian  Kesejahtraan Rakyat  Mukti Ali Harahap menyampaikan, bahwa  pelaksanaan FSQ Ke-43 Tingkat Kabupaten Deli serdang  2021 akan berlangsung pada tanggal 26 sampai dengan  30 Maret 2021.

Adapun thema FSQ Ke-43 ini, sebut Mukti Ali Harahap,  “Melalui Festival Seni Qasidah Ke-43 Kita Lestarikan Seni Budaya Islam Menuju Deli Serdang Yang Maju Sejahtera Religius dan Rukun Dalam Kebhinekaan”.

Sedangkan tujuan diselenggarakannya FSQ ini, kata Mukti Ali Harapah, mengembangkan kemampuan seni qasidah dengan baik dan benar, sekaligus sebagai persiapan FSQ untuk Tingkat Propinsi Sumatera Utara.

Kemudian, sambung Mukti Ali Harahap, upaya memahami makna yang terkandung dalam syair-syair qasidah, untuk digunakan sebagai landasan spritual dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan rukun dalam kebhinekaan dan  menampung serta menyalurkan bakat maupun minat,  khususnya generasi muda dibidang seni dan budaya yang berlafalkan nilai nilai agama melalui lagu qasidah yang mengandung unsur ajakan dan nasehat sesuai tuntunan ajaran agama.

“Dan yang paling utama, menjadikan wadah shilaturrahmi dan kebersamaan menuju kehidupan yang religius dan rukun dalam kebhinekaan”, ujarnya.

Peserta FSQ ke – 43 Tingkat Kabupaten Deli Serdang 2021, terang Ketua Panitia, seluruhnya berjumlah 37 grup qasidah dengan klasifikasi , 61 orang bintang vokalis, yang terdiri dari qasidah klasik remaja, qasidah klasik dewasa, qasidah klasik  pelajar, bintang vokalis anak-anak, bintang vokalis remaja dan  bintang vokalis dewasa.

Ketua Harian Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Deliserdang H Alpin Hasibuan SH, M.Si, bahwa LASQI senantiasa berupaya untuk membantu Pemkab Deli serdang dalam mengembangkan dan melestarikan seni qasidah dengan menggali dan  melakukan kajian serta menyampaikan ide-ide kreatif untuk dapat menampilkan jati diri seni qasidah sesuai kearifan lokal Deliserdang.

Terciptanya Mars Deliserdang, kata Alpin Hasibuan,  merupakan wujud dari keinginan LASQI memberikan corak jati diri Deliserdang dalam sebuah semangat Bhineka Perkasa Jaya yang dikemas dalam lirik lagu.

“Semoga ke depan mars Deliserdang akan terus berkumandang dalam berbagai kesempatan sebagai bentuk ungkapan semangat kita bersama hingga menjadikan Deli serdang ang maju, sejahtera, religius dan rukun dalam kebhinekaan”, katanya.

Reporter : Dodi Hamzah Pohan.