Medan  

Buka Turnamen Karate Pelajar Sister City Cup I, Bobby Nasution: Salurkan Bakat & Minat Dengan Positif

Wali Kota Medan, Bobby Nasution. (Foto/Ist)

MEDAN | Selain pendidikan di sekolah, pendidikan non formal juga penting dalam mendukung tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak-anak usia sekolah. Oleh karenanya Pemko Medan akan terus berupaya untuk menghadirkan sarana dan wadah dalam mewujudkan hal tersebut, salah satunya dengan rutin menggelar event olahraga.

“Tidak hanya sekadar di dalam kelas, dari luar kita juga bisa belajar. Sebab, olahraga seperti yang hari ini kita lakukan juga memberikan pelajaran tentang banyak hal, ” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution saat membuka Open Tournament Karate Pelajar   Sister City Cup I 2022 di Gedung Serba Guna Unimed, Jum’at (2/12) sore.

Dalam event olahraga yang diikuti pelajar tingkat SD hingga SMA yang memperebutkan Piala Wali Kota Medan tersebut, menantu Presiden RI Joko Widodo itu mengungkapkan dan meyakini bahwa kegiatan olahraga yang diikuti dan ditekuni hari ini nantinya dapat memberikan manfaat di kemudian hari.

Di hadapan ratusan karateka yang akan bertanding mulai 2-4 Desember mendatang itu, Bobby Nasution selanjutnya berharap agar mereka dapat mengajak rekan-rekan sebayanya untuk dapat sama-sama melakukan hal yang positif. Di samping menyehatkan, juga menjadi motivasi melahirkan prestasi.

“Satu yang saya harapkan kepada anak-anak kami, kalau bisa ajak kawan-kawannya yang mungkin masih suka melakukan hal yang kurang baik, misalnya bertarung di bukan tempatnya seperti tawuran untuk melakukan hal yang lebih bermanfaat. Artinya, salurkan minat dan bakat yang dimiliki di wadahnya secara positif. Dengan begitu, diri sendiri dan orang lain pun terlindungi, ” bilangnya.

Selanjutnya, ayah tiga orang anak itu juga berpesan pada seluruh peserta untuk selalu menjunjung tinggi sportifitas saat bertanding. Bahkan, sambung Bobby, nilai-nilai sportifitas juga harus dapat diterapkan dalam kehidupan dan aktifitas sehari-hari.

“Bukan hanya untuk anak-anak kami, para juri juga harus sportif dalam menilai jalannya pertandingan. Jangan hancurkan mental mereka dengan tindakan-tindakan curang,” pesannya seraya menyerukan ucapan selamat bertanding yang diiringi suara tepuk tangan meriah dari para peserta dan seluruh yang hadir. (Red)