“Lokasi yang terbakar pada lahan perkebunan, karena masih rendahnya kepedulian masyarakat terhadap Karhutla, belum terorganisir tim terpadu yang mengelola Karhutla serta fasilitas dan anggaran yang terbatas,” imbuh Kapten Fahri.
Selain sosialisasi tentang Karhutla, pada pagi itu juga dilakukan penyuluhan tentang pencegahan Narkoba.
Dalam penyuluhan tersebut Danramil juga mengajak salah seorang Babinsa Koramil 08/Barumun, Peltu Aspan Rangkuti dalam menyampaikan pesan ke peserta didik untuk memerangi narkoba.
“Kita sudah nyatakan untuk perang terhadap narkoba, dengan alasan dan bentuk apapun kita hindari Narkoba,” ucap Peltu Aspan Rangkuti. “Ingat, kita tidak perlu dan tidak butuh narkoba,” tambahnya.
Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi diakhiri dengan tanyajawab dan dialog antara Danramil-Babinsa sebagai pemberi materi dengan siswa/i SMKN 1 Barumun sebagai peserta untuk mencapai pemahaman tentang pencegahan karhutla dan pencegahan narkoba.
Laporan: Firdaus







