Darma Wijaya Ajak Bank Sumut Bantu Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Wakil Bupati Sergai H Darma Wijaya SE. Ist

Sergai-ORBIT: Wakil Bupati Sergai H Darma Wijaya SE memberikan apresiasinya terhadap kegiatan Sharing Session Economic Outlook Bank Sumut 2019 yang dilaksankan di Ballroom Adimulia Hotel Medan, kemarin.

Darma Wijaya menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya kegiatan Sharing Session Bank Sumut yang sangat bermanfaat.

“Semoga dengan solusi dan saran dari para pakar perekenomian yang hadir pada hari ini akan menambah perbendaharaan pengetahuan kita tentang perbankan terutama yang menaungi hajat hidup orang banyak,” jelas dia.

Ke depannya, Darma Wijaya berharap kontribusi Bank Sumut agar lebih membantu peningkatan perekonomian masyarakat serta nantinya juga memberikan support pada BUMD yang akan segera dibentuk di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Gubsu Edy Rahmayadi mengapresiasi dan mengungkapkan rasa kebanggaannya atas digelar acara ini sebagai refleksi untuk menjadi daerah yang maju melalui perekonomian.

“Saya ingin kepastian bahwa angka perkembangan perekonomian harus ada, bukan kebetulan dan dibuat dengan metode bagaimana, karena perbankan tidak boleh main-main, tidak boleh mengandai-andai, karena perbankan adalah eksak (pasti) di sini,” kata Gubsu.

Dirinya juga berharap, dengan bimbingan para guru dan pakar ekonom akan lahir para ahli-ahli ekonomi Sumut guna lebih mempercepat terwujudnya Sumut Bermartabat.

Wakil Menteri Keuangan RI Prof Dr Mardiasmo, MBA, Ak mengutarakan rasa sangat setuju dengan kegiatan non seremonial seperti ini. Hal ini agar esensi dari pertemuan ini dapat lebih mencapai sasaran dan tujuan peningkatan perekonomian di Indonesia.

“Sedangkan permasalahan yang kita alami selama ini karena kita kurang bisa mengolaborasi hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” jelas dia.

Menurut Wamen peran Bank Sumut sebagai Bank Pembangunan Daerah sangat strategis, namun permasalahannya yang dihadapi selama ini adalah masih lemahnya daya saing BPD disebabkan lemahnya penanaman modal, lemahnya visi dan inovasi, proses bisnis dan infrastruktur kurang baik, struktur dan kultur organisasi yang kurang tertata, dan kurangnya komitmen Pemda serta SDM.

“Bank Sumut hendaknya jangan hanya mengandalkan program saja, akan tetapi bagaimana landing (tepat sasaran) Bank Sumut agar bagaimana meningkatkan perekonomian masyarakat Sumut. Yang tak kalah penting adalah bagaimana melihat potensi apa yang paling menonjol pada bidang-bidang usaha yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Pakar Ekonomi Dr Aviliani, SE MSi memaparkan pembahasan prospek Ekonomi 2019 di tengah ketidakpastian global dan tahun politik peluang dan tantangan bagi sektor perbankan.

“Artinya bahwa kita perlu regulasi yang jelas dan birokrasi yang mudah untuk mengatur iklim usaha dan perbankan di Indonesia agar semakin efektif dan tepat sasaran mensejahterakan masyarakat secara umum,” ucapnya. Od-Sal