Medan  

Demo di DPRD, Aliansi SP/SB dan Apindo Sumut Kompak Tolak Tapera

Aliansi SP/SB dan Apindo Sumut tolak Tapera

MEDAN | Puluhan anggota Serikat Pekerja (SP)/Serikat Buruh (SB) dan pengurus Apindo Sumut kompak secara bersama menggelar aksi unjukrasa di DPRD Sumut di Medan, Rabu (27/06/2024)

Pada aksi tersebut SP/SB dan Apindo Sumut secara tegas menolak PP Nomor 21 Tahun 2024 Tentang Tabungan Perumahan (Tapera) yang mewajibkan pekerja/ buruh dan pengusaha ikut serta pada program itu.

Dengan menggunakan kenderaan roda empat dan sepedamotor diiringi tarian barongsai puluhan pekerja dan buruh menggelar orasi penolakan atas Tapera yang mewajibkan pekerja dan buruh membayar uang tabungan perumahan sebesar 2,5 dipotong dari gaji dan 0,5 dibayar oleh pihak perusahaan.

“Jelas Tapera ini memberatkan kami, Gaspol tolak Tapera.” teriak peserta aksi unjukrasa.

Satu persatu ketua SP/SB dan pengurus Apindo Sumut menyampaikan orasinya di depan pintu pagar Kantor DPRD Sumut.

Namun tak satupun pimpinan dan anggota DPRD awalnya bersedia menemui pengunjuk rasa.

Kesal atas sikap anggota DPRD itu peserta aksi mengancam akan mendobrak paksa pintu pagar yang dijaga aparat Kepolisian.

“Kami beri waktu 5 menit jika tidak ada anggota dewan yang keluar kami akan dobrak pintu pagar ini.” ujar teriak anggota SP/SB

Walaupun telah diultimatum tidak satupun anggota DPRD mumcul menemui para pengunjukrasa sihingga sempat menimbulkan gesekan antara pengunjuk rasa yang ingin memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Sumut dengan aparat Kepolisian.

Lamanya anggota DPRD Sumut menemui para pengunjuk rasa ternyata pimpinan dan anggota DPRD Sumut sedang menerima kedatangan Pj Gubsu yang baru Agus Fatoni dan itu terlihat saat mobil dinas Fortuner BK 1 plat merah dikawal patroli Kepolisian keluar meninggalkan gedung DPRD Sumut.

Melihat mobil dinas Pj Gubsu melintas dihalaman keluar dari pintu samping gedung DPRD Sumut menambah kesal para pengunjuk rasa dan memerintahkan seluruh pekerja/buruh serta mobil komando mundur merapat kepintu pagar.

Setelah hampir 3 jam lamanya akhirnya salah seorang anggota DPRD Sumut didampingi pegawai sekretariat bergegas menemui para pengunjuk rasa.

Dihadapan anggota DPRD Sumut dari F PAN salah satu ketua serikat pekerja langsung membacakan penyataan sikap SP/SB dan Apindo Sumut yang pada intinya menolak Tapera.

Pernyataan sikap kemudian diserahkan pada anggota DPRD Sumut. Dihadapan anggota SP/SB dan pengurus Apindo Sumut anggota DPRD menyampaikan permohonan maaf serta berjanji akan menyampaian langsung pada pemerintah pusat di Jakarta.

“Hari ini juga kita sampaikan melalui fax,” ujar anggota DPRD Sumut.

Usai menerima dan menyerahkan pernyataan sikap dari SP/SB dan pengurus Apindo Sumut lalu membubarkan diri dengan tertib.

Adapun pengurus SP/SB yang ikut melakukan aksi unjukrasa terlihat diantaranya dari SPSI CP Nainggolan .OK Nasrun Effendy.Evi Tanjung dari SBSI KIKES Kota Medan Deliserdang Hera Yunita Siregar, Aminan Daulay dari SBSI Loumenik Ponijo.dari SPM. SPMI Indra Nasution Ketua SB Eben dan lainnya.

Sedangkan dari Apindo Sumut di antaranya Nga Pin pin, Bambang Hermanto, Bahari dan lainnya.

Reporter : AM Tanjung