Dinas PPKB Kota Pematang Siantar Targetkan Penurunan Stunting Sesuai Standar Nasional

Dinas PPKB Kota Pematang Siantar, Suryani Sinaga SKM, MM. (Foto/Ist)
Kabid KB Dinas PPKB Kota Pematang Siantar, Suryani Sinaga SKM, MM berfoto bersama dengan humas Perwakilan BKKBN Sumut di depan kantor Dinas PPKB Kota Pematang Siantar. (Foto/Ist)

Ia menjelaskan bahwa Dinas PPKB Kota Pematang Siantar memiliki 167 Tim Pendamping Keluarga (TPK) atau sebanyak 501 orang terdiri dari PKK, Bidan dan kader.

“Jadi mereka yang ada di lapangan bersama-sama melaksanakan mendukung kecepatan penurunan stunting di Kota Pematang Siantar,” katanya.

Selain itu kata Suryani Sinaga tahun ini Dinas PPKB Kota Pematang Siantar sudah membentuk SK Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

“Membuat SK TPPS Kota, yang kedua SK TPPS tingkat Kecamatan dan yang ketiga SK TPPS di setiap Kelurahan dan itu sudah ada,” terangnya.

Sehingga ia berharap dengan kondisi saat ini ada 98 orang anak yang terkena stunting tidak bertambah lagi.

“Jadi hasil dampingan yang sudah terdata tadi, untuk calon pengantin (catin) 174 orang, ibu hamil 575 orang, nifas 316 orang untuk tahun 2021-2022,” bebernya.

Tak sampai disitu Suryani Sinaga juga mengatakan tentang pentingnya Peranan PLKB demi tercapainya penurunan angka stunting di Kota Pematang Siantar.

“Secara khusus kami menekankan kepada PLKB sebagai petugas KB di lapangan dan sebagai pelopor dan pembina di wilayah masing-masing agar tetap bekerja keras di dalam kegiatanya untuk percepatan penurunan stunting. Pasalnya PLKB merupakan sebagai ujung tombak di lapangan, untuk mensukseskan program tersebut,” pungkasnya. (Red)