Ragam  

Dosen Universitas Al-Azhar Mengenalkan Teknologi Terapan untuk Budidaya Ikan Air Tawar di Desa Miri Asri Deliserdang

Kegiatan Universitas Al-Azhar melakukan pengabdian kepada masyarakat diketuai oleh Dr. Ir. H. Mawardi, ST MT yang merupakan dosen Program Studi (Prodi) Teknik Mesin

Dosen Universitas Al-Azhar melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tajuk “Implementasi Sistem Pengawasan dan Pengontrolan Aerator (Siwarola) Berbasis IoT dan Aplikasi Digital Marketing untuk Meningkatkan Kesejahteraan Kelompok Tani”.

Mitra kegiatan ini adalah Kelompok Tani Pondok Miri Asri Kabupaten Deli Serdang yang memiliki salah satu jenis usaha berupa budidaya ikan air tawar.

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan teknologi hasil penelitian dosen dan teknologi digital marketinguntuk meningkatkan hasil panen ikan dan hasil penjualannya.

Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Dr. Ir. H. Mawardi ST MT yang merupakan dosen Program Studi (Prodi) Teknik Mesin, dengan anggota Panangian Mahadi Sihombing ST MT yang merupakan dosen Prodi Teknik Elektro dan Rafiqah Humaira S.Tr. Bns MSi yang merupakan dosen Prodi Akuntansi.

Tiga mahasiswa Universitas Al-Azhar juga disertakan dalam kegiatan ini untuk membantu kegiatan pengabdian dan mendukung Program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Ketiga mahasiswa tersebut adalah Lutfi Irawan dan Fauzan Afif, yang merupakan mahasiswa sarjana Prodi Teknik Elektro, serta Selly NoviandriFalisha, yang merupakan mahasiswa sarjana Prodi Akuntansi.

Universitas Al-Azhar yang merupakan salah satu universitas di Kota Medan di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) telah menerima dana untuk melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat tahun 2024. Program pengabdian tersebut didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM).

Dr. Ir. H. Mawardi ST MT yang merupakan ketua pengabdian menjelaskan bahwa alat Siwarola berbasis IoT berfungsi mengukur parameter air kolam budidaya ikan air tawar yang meliputi suhu, Ph, dan level air. Parameter meter tersebut selanjutnya ditampilkan pada monitor alat Siwarola dan android yang telah terhubung ke alat Siwarola. Selain itu, alat Siwarola juga mampu mengontrol aerator dan pompa secara otomatis berdasarkan parameter air tersebut.

Panangian Mahadi Sihombing ST MT sebagai anggota pengabdian juga menambahkan, suhu air kolam mempengaruhi kadar oksigen terlarut sehingga dapat mempengaruhi Ph air. Oleh karena itu, dengan menggunakan alat Siwarola tersebut, suhu air yang optimal dapat dipertahankan dengan mengoperasikan aerator dan pompa secara otomatis sehingga kualitas air yang sesuai untuk budidaya ikan air tawar dapat tercapai.

Rafiqah Humaira S.Tr Bns MSi yang merupakan anggota pengabdian menjelaskan bahwa penjualan hasil panen budidaya ikan air tawar yang selama ini hanya dijual pada pasar setempat dapat dikembangkan penjualannya dengan mengaplikasi teknologi digital marketing berupa marketplace.

Dua mahasiswa, yaitu Lutfi Irawan dan Fauzan Afif bertugas membantu mengenalkan prinsip kerja alat Siwarola kepada mitra. Sedangkan, mahasiswa Selly NoviandriFalisha berperan membantu mengenalkan kepada mitra terkait aplikasi marketplace berupa Shopee dan Tokopedia.

Sedangkan, Sekretaris Kelompok Tani Pondok Miri Asri, yaitu Heri Yusuf Simbolon, S.Pd. mewakili kelompok tani mengucapkan terimakasihkepada Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Al-Azharyang telah menghibahkan alat Siwarola serta memberikan pengenalan terkait alat Siwarola tersebut dan aplikasi marketplace.

“Kami merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Universitas Al-Azhar dan DRTPM yang telah memberikan manfaat kepada kami berupa alat Siwarola dan pengenalan marketplace. Kami berharap dengan adanya manfaat ini kepada kami dapat meningkatkan hasil budidaya ikan air tawar kami baik pada kualitas dan kuantitas ikan serta penjualannya,” katanya.

Arifin