Gedung Perpustakaan Nasional Senilai Rp10 M Akan Dibangun di Langkat

Foto : Istimewa

Sedangkan permohonan pembangunan gedung perpustakaan nasional di Langkat, juga akan direalisasikan. Tinggal menunggu permohonan secara resmi berikut kelengkapan persyaratannya dari Dinas Perpusip Langkat.

“Kepada Pemkab Langkat melalui Dinas Perpusip Langkat segera buat permohonan resmi untuk permohonan pembangunan perpustakaan berikut syaratnya, agar segera terealisasikan,” imbuhnya.

“Saya minta perpustakaan di bangun di Tanjung Pura. Pembangunannya nanti dari APBN melalui pos anggaran di Perpusnas RI dengan biaya Rp10 miliar,” terangnya menambahkan.

Djohar menginginkan Langkat suatu saat nanti melahirkan seorang mentri, terkhusus mentri pendidikan. Itu salah satu harapan diadakannya perpustakaan nasional di Langkat.

Dirinya ingin masyarakat Indonesia, Langkat khususnya seperti masyarakat di Jepang yang kecanduan, hobi dan suka membaca. Sayang melewatkan waktunya untuk tidak membaca.

“Satu buku bisa dibaca hanya dalam waktu dua hari. Ini karena masyarakat Jepang sudah mencintai membaca. Semoga dengan adanya perpustakaan nasional di Langkat, minat warga Langkat untuk membaca meningkat,” harapnya.

Pihaknya juga sedang berupaya merubah teknik belajar. Kebanyakan para murid mengerjakan pekerjaan rumah (PR) mata pelajaran matematika, akan dirubah PR dengan lebih sering menghafal, sehingga terbiasa membaca.

“PR biasa matematika, akan kita rubah dengan hafalan, agar mereka terbiasa membaca. Dengan terbiasa membaca, mereka dengan banyak ilmu, dan mampu menularkan dan bercerita kepada orang lain. Sehingga ilmunya tersebar kepada siapa saja,” sebutnya.