Gus Irawan: Jangan Satu Pun Suara untuk Gerindra dan Prabowo Hilang Saat Pemilu 2024

Ketua DPD Partai Gerindra Sumut H Gus Irawan Pasaribu. (Foto/Ist)

BERASTAGI | Potensi kemenangan Prabowo Subianto pada Pemihan Umum (Pemilu) 2024 sangat tinggi, teemasuk di Sumatera Utara. Maka dari itu, Partai Gerindra Sumut ingin mengawal potensi itu agar pilihan rakyat terhadap Partai Gerindra dan calon presiden Prabowo Subianto benar-benar sampai pada hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Karena potensi kemenangan Prabowo Suboanto sangat tinggi, kami khususnya di Sumatera Utara ingin mengawal potensi itu dengan menekankan kepada seluruh saksi untuk bekerja keras dan serius menjalankan tugasnya nanti,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Sumut H Gus Irawan Pasaribu kepada wartawan.

Dia ditanyai usai membuka kegiatan Training Of Trainer (TOT) Pelatih Saksi Partai Gerindra Sumut di Tongging Convention Hall Hotel Sibayak, Berastagi, Minggu (17/08/2023) malam.

Ditegaskan Gus, mereka memberikan pelatihan kepada para pelatih ini, agar nantinya juga bisa meneruskan harapan kita ini kepada seluruh saksi di lapangan, untuk menjalankan tugasnya dengan baik.

“Para saksi ini merupakan garda terdepan partai, mesin partai, yang nantinya benar benar bekerja mengawal suara dari mulai di TPS hingga jadi keputusan KPU,” sebut Gus Irawan.

Berkaca pada pengalaman Pilpres 2019, kata Gus Irawan, euforia kemenangan Prabowo Subianto begitu kuat dan terasa di mana-mana.

Tapi justru yang terjadi, perolehan suara Prabowo hanya sekitar 45 persen.

Apakah realita ini erat kaitannya dengan keberadaan saksi Partai Gerindra di setiap tingkatan belum begitu maksimal bekerja?

“Kita tidak menampik bahwa faktor itu salah satu yang jadi penyebab. Dan kami tidak ingin itu terjadi lagi, sehingga kali ini harus ditegaskan bahwa saksi harus dikuatkan,” ucapnya.

Yang pasti, sambung Gus Irawan, Gerindra sudah berpengalaman mengikuti Pemilu ke Pemilu.

“Kita kurang lebih tahulah di mana titik-titik krusial, yang mungkin saja terjadi kebocoran, atau bahkan juga kecurangan. Karena itu, saksi-saksi itu harus mengerti di mana titik-titik krusial itu untuk melakukan pengawalan,” imbuhnya.

Turut hadir pada acara tersebut, Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumut H Sugiat Santoso, Bendahara Merry Amelia Prasetio, Ketua Panitia Ade Jona Prasetyo, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Aripay Tambunan, Ketua Badan Siber Media Bobby Octavianus Zulkarnain serta jajaran pengurus lain.

Sebelumnya Master Of Trainer Dedi Arfan memgatakan peserta TOT ini berasal dari 33 kabupaten/kota deengan seluruhnya terdiri dari 204 orang.

“Kalian ini yang nanti akan membina 105.606 saksi di seluruh Sumut. Maka kalian terlebih dahulu yang harus mengetahui apa yang mesti dilakukan saat hari pemilihan nanti,” tegas Dedi.

TOT selama tiga hari akan menghadirkan empat instruktur yakni Bobby Octavianus Zulkanain, Ikrimah Hamidy (Wakil Ketua Badan Saksi) dan Aripay Tambunan.

Pada hari pertama kemarin, Dedi Arfan juga memaparkan tentang sekilas kerja yang harus dilakukan para pelatih mrnghadapi Pemilu 2024 nanti.

“Tugas kita semua untuk lebih mensinergikan kinerja para saksi di lapangan, dengan potensi terbaik seluruh kader Partai Gerindra di Sumatera Utara pada Pemilu 2024, agar seluruh proses kerja politik kita hasilnya tidak lagi dirampas,” tegas Dedi. (Rel)