Medan  

Honor Tak Kunjung Dibayar, Bilal Mayit dan Penggali Kubur Kembali Tagih Janji Wali Kota Medan

Ketua Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Kota Medan Pusman (foto/ist)

Pusman menegaskan bahwa honor yang Rp300 ribu perbulan itu diyakini hanya untuk membeli kebutuhan pokok saja apalagi anggota bilal mayit dan penggali kubur ekonominya kurang baik terlebih lagi di masa Pandemi Covid-19 ini. ” Jadi kami berharap agar segeralah dituntaskan persoalan ini. Belum lagi sudah ada dua anggota bilal mayit dan penggali kubur yang sudah terdata mendapatakan honor meninggal dunia beberapa hari lalu. Jadi ini menjadi dilematis mereka belum dapatkan honornya tapi sudah meninggal. Saya tidak tahu apakah bisa honor itu dialihkan ke ahli warisnya,” kata Pusman.

Sementara itu Kadis Sosial Kot Medan Ir H Endar Sutan Lubis MSi ketika dikonfirmasi menyebutkan belum dicairkannya honor bagi bilal mayit dan penggali kubur itu karena terkait administrasi pendataan serta peralihan pembayaran . Dulu kata Endar pembayaran dilakukan oleh Bagian Sosial dan Pendidikan Setdakota Medan sekarang dialihkan ke kami. Jadi kami sebut Endar lagi harus melakukan pendataan yang valid agar tidaka bermasalah.” Setelah pendataan beres maka akan diserahkan ke Wali Kota Medan untuk SK kan bagi yang menerima honor itu . Setelah itu barulah honor bisa dicairkan,” kata Endar.

Endar berjanji dalam waktu 2 hari ini honor bilal mayit dan penggali kubur sudah bisa dibayarkan. cr-03