” Banyak kemajuan telah kita raih bersama, tetapi banyak juga masalah yang belum terselesaikan bahkan masalah akan selalu ada karena kehidupan ini terus berjalan yang otomatis selalu memberikan peluang munculnya masalah baru. Kita tidak boleh pesimis, tetapi harus selalu optmis. Dengan kerja cerdas,kerja keras, kerjasama, dan konsistensi maka kita akan sanggup menghadapi masalah dan menjawab tantangan ke depan” jelasnya lagi.
Walikota menambahkan bahwa secara keuangan, Pemko Langsa memang sedang bermasalah karena ada kebijakan pengurangan transfer DAU dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid19.
Masalah ini tidak hanya kita yang mengalaminya, tetapi hampir seluruh pemerintahan Kabupaten/Kota di Indonesia, bahkan dunia. Inilah tantangan bagi kita untuk bisa keluar dari krisis dan menciptakan momentum kebangkitan baru. Dalam APBK-P tahun 2021 kita tetap menggunakan prinsip anggaran berimbang agar tidak membebani keuangan tahun depan.
” Oleh karena itu hal-hal yang yang tidak sangat dibutuhkan dan mendesak dilaksanakan terpaksa kita tunda dulu. Inilah pengorbanan sebagai wujud bakti dan cinta kita terhadap Kota Langsa. Insya Allah pandemi akan segera berlalu dimana kita ketahui bersama bahwa saat ini Kota Langsa sudah berada di zona kuning dengan PPKM level 2, semoga kehidupan kembali normal, dan Kota Langsa akan segera bangkit kembali” pungkas Walikota Langsa.
Usai Upacara, turut dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan dan dilanjutkan dengan kegiatan donor darah yang dihadiri oleh Walikota Langsa beserta Forkopimda Kota Langsa yang dilaksanaka di Lapangan Merdeka Kota Langsa.
Reporter : Rusdi Hanafiah







