Assuriadi juga mengungkapkan Dusun VI Desa Selat Beting sebagai pusat aktivitas warga juga merasakan langsung dampak yang begitu luar biasa dari PT PAL yang tidak memperhatikan dampak lingkungan yang disebabkan hadirnya perusahaan , sehingga pada saat musim hujan desa masyarakat tergenang air seperti lautan luas yang menyebabkan banyak perabotan rumah tangga yang rusak karena terkena banjir dampak parit perusahaan yang meluap
Assuriadi meminta kepada Kapoldasu untuk menurunkan tim investigasi agar permasalahan dan derita yang dirasakan masyarakat akibat perusahaan tersebut dapat terselesaikan dengan baik, Dinas Perizinan Labuhanbatu juga agar jangan tutup mata terhadap permasalahan ini. ” Derita rakyat Selat Beting adalah derita kita bersama , ” tutup Assuriadi.
Reporter : Ilham Siregar







