Ironisnya, sebagai tulang punggung keluarga, Erikson Lumbantobing berupaya bekerja keras namun nasib berkata lain. Begitu juga dengan Sonia sebagai buruh cuci rumah ke rumah dengan upah seadanya.
“Kami berdua mengidap penyakit tumor. Saya dibagian pinggang kiri sudah mulai bernanah dan istri saya dibagian perut,” ujar Erikson diamini Sonia pengidap tumor sejak 30 tahun lalu pasca melahirkan anak ke 3.
Ketua Peduli Pemulung Sejahtera Uba Pasaribu mengatakan pasangan suami – istri sudah lama tidak memiliki identitas KTP dan pihaknya merasa prihatin.
“Kita yang bantu pengurusan identitas mereka dan baru terbit kartu keluarga(KK) dan untuk selanjutnya pengurusan BPJS masih diproses. Harapan kita pemerintah daerah tanggap dan peduli dengan kondisi masyarakat kaum marjinal. Apalagi pandemi Covid 19 sangat berdampak pada seluruh sektor terutama warga kurang mampu,”terang Uba.







