Permasalah ini pun segera Saya beritahu kepada pimpinan Samsat di tingkat provinsi. Selain itu pun permasalahan ini juga sudah saya beri tahukan baik melalui lisan maupun tersurat kepada pihak PT DMM tempat Anto bernaung dalam pekerjaannya.
Lebih lanjut Azmi menjelaskan bahwa hari ini Selasa (16/2/2021), Saya didatangi oleh masyarakat sebgai korban kasus penipuan dan pengelapan uang wajib pajak kendaraan bermotor di wilayah kerja UPT Samsat Pangkalan Brandan.
M. Azmi mengajak perwakilan korban dari masyarakat antara lain Ustd. H.Arbai Fauzan, Ustd. H.Mujio Arinto dan Ustadz Abdul Wahab di dampingi Wakil Ketua Komisi A DPRD Langkat Dedi dan Syamsul Rijal untuk menyaksikan membuka brankas tempat pelaku Mujianto alias Anto bekerja, dan ternyata berkas dan surat BPKB serta STNK warga tidak ada (Brankas dalam keadaan kosong).







