Dirinya juga mengatakan, setelah visit dokter ada beberapa pasien sudah di izinkan untuk pulang kerumah.
“Intinya itu bukan masyarakat Tangan Tangan saja, namun ini pengaruh Puskesmas di Manggeng sedang direhap” ungkapnya
Katanya lagi, selain itu sebagai kewajiban Puskesmas, jika ada pasien yang masih bisa dirawat tingkat kecamatan Maka dilakukan perawatan, kalau tidak bisa baru dilakukan perujukan ke rumah sakit.
Dia menambahkan, kedepan jika memang bisa dilakukan penambahan ruangan dua atau tiga ruang lagi dengan catatan harus ada pembebasan tanah. Karena saat ini kita tidak bisa berasumsi kita mendapatkan tanah.
“Insya Allah kami akan mencari anggaran untuk menambah kamar lagi. Kata kadis sebenarnya puskesmas Tangan Tangan ini sudah memenuhi standar,” ucapnya.
Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya Sardirman sapaan akrab Tgk pantang, juga mengatakan, sebagai wakil rakyat disini tidak ada mencari kambing hitam atas permasalahan ini dan terus melakukan peninjauan langsung bedasarkan laporan masyarakat.
“Berarti memang betul overload kapasitas dan sudah kita cek ke beberapa ruangan inap,” katanya
Terkait dengan pembebasan tanah untuk tambah ruang, Sardiman meminta dinas segera mengajukan. Namun, masalahnya pemilik tanah di lokasi tersebut tidak mau menjual.
Diketahui, lonjakan pasien sebahagian besar berasal dari Kecamatan Tangan-Tangan, Setia, Manggeng, lembah sabil dan Kecamatan lain. Umumnya menderita penyakit lambung, demam dan hipertensi.
Reporter : Nazli







