Lebih lanjut dijelaskan, keluarnya KMA tentang pembatalan pemberangkatan jemaah haji tahun ini sudah melalui kajian dan pertimbangan yang komprehensif dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada.
“Keputusan ini diambil demi mengutamakan keamanan dan menjaga kesehatan serta keselamatan para jemaah haji. Pasalnya hingga saat ini pandemi Covid -19 tak kunjung berakhir,”tuturnya.
Untuk demikian, Salihin Mizal mengajak kepada seluruh CJH Abdya sebanyak 61 orang untuk ikhlas dan sabar serta menerima dengan lapang dada terkait dengan keputusan pembatalan keberangkatan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M serta tidak mempercayai berita hoaks terkait pembatalan keberangkatan jamaah haji yang beredar di media sosial,
Sementara itu, ia juga menambahkan bahwa jamaah haji yang batal berangkat tahun 2020 dan tahun 2021 otomatis menjadi prioritas berangkat haji pada tahun selanjutnya tentu sama sama kita berdoa agar tidak ada kendala ditahun 2022 nantinya,
“Saya harap kepada CJH Abdya untuk tetap sabar dan ikhlas menerima keputusan ini. karena pemerintah melalui Kementerian Agama telah mengeluarkan KMA 660 tentang pembatalan keberangkatan haji tahun 2021 semata-mata diperuntukan demi keselamatan dan kesehatan seluruh jamaah haji,”demikian Salihin
Reporter : Nazli







