Peranan MCH, Edukasi Menjaga Kondisi Informasi

Direktur Bina Haji Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI, H Arsad Hidayat Lc MA (tengah) di hadapan 68 calon anggota MCH PPIH Arab Saudi, Kamis (21/3), di Lantai IV Gedung Sekretariat Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Foto/ Maruliagussalim

Jakarta | Direktur Bina Haji Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI, H Arsad Hidayat Lc MA mengharapkan pentingnya peranan Media Center Haji (MCH) dalam melakukan edukasi serta menjaga keseimbangan kondisi informasi.

“Kita harus memberi rasa aman bagi keluarga jamaah, bahkan warga Indonesia. Karenanya, eksistensi MCH harus mampu memberi solusi bagi persoalan jamaah,” kata Arsyad Hidayat di hadapan 68 calon anggota MCH PPIH Arab Saudi Tahun 2024, Kamis (21/3), di Lantai IV Gedung Sekretariat Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Dia juga mengatakan, dalam pembuatan narasi berita anggota MCH agar tetap mempertimbangkan dampak, agar tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat atau pun keluarga jamaah.

Dalam sesi materi Tugas dan Fungsi (Tusi) layanan pada Bimtek PPIH, yang akan berlangsung hingga 28 Maret 2024 itu, Arsyad juga mengharapkan peranan media agar lebih banyak melakukan edukasi berupa tips lancar melaksanakan rangkaian ibadah haji, sehingga jamaah lebih terbantu dan menjadi amal jariyah bagi wartawan.

Sementara, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI Akhmad Fauzin SAg MSi didampingi Fasilitator Bimtek di Layanan MCH itu, Moh Khoeron SAg MA mengungkap rasa bangga atas soliditas anggota MCH dalam pelaksanaan tugas PPIH Arab Saudi.

Dalam konteks kerja MCH, kata Fauzin, selain soliditas, anggota MCH tidak boleh pelit terhadap ilmu.

“Jadi tidak ada berita eksklusif, yang ada berita MCH. Sesama anggota harus berbagi dan solid dalam kerja tim. Memang pekerjaan anda membuat berita, tapi kalau sudah pakai uniform PPIH, kita semua adalah petugas yang melayani secara tulus dan ikhlas,” ujarnya.

Selanjutnya Moh Khoeron mengajak calon MCH agar komit bersama menyatu dalam Tusi sebagai petugas. “Itu harus betul-betul kita tanamkan dalam diri kita.

”Serahkan diri dengan ikhlas, itu akan membuat kita nyaman. Ini pertaruhan Marwah dan ruh kehormatan,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Bimtek PPIH Tahun 2024 Arab Saudi berlangsung 18 s/d 28 Maret 2024 di Arsama Haji POndok Gede Jakarta dibukan Wakil Menteri Agama KH Saiful Rahmat Dasuki SIP MSi, Selasa (18/3), malam.

Bimtek Tingkat Pusat ini diikuti 890 peserta dalam 13 Tusi, masing-masing meliputi Leadership dan Managerial, Konsultan Ibadah dan Pembimbing Haji, Pelayanan Jemaah Lansia dan Disabilitas, PKP3JH, Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Kedatangan dan Keberangkatan, Perlindungan Jemaah, SISKOHAT, Pengawasan Haji Khusus dan MCH.

Reporter : Mas