Percepat Penanganan Covid-19 di Karo, Stafsus BUMN Tawarkan Sampel Swab Kirim Ke RS Pelindo I

oleh -109 views

TANAH KARO- Seiring dengan terjadinya peningkatan positif Covid-19 diwilayah Kabupaten Karo, dan atas kendala yang dialami selama ini karena lambannya hasil tes Polymerase Chain Reation (PCR) dari pihak yang manangani di Medan, membuat tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Karo menjadi lamban dalam tracing pasien yang sudah positif.

Akibatnya pasien yang tertular karena posif PDP menjadi sulit terlacak, karena hasil PCR test yang lambat diperoleh seperti selama ini, baru didapat setelah dua atau tiga pekan.

Melihat keadan ini, seorang tokoh masyarakat Karo yang tinggal di Jakarta Aries Eklesia Sebayang menggagas sebuah diskusi yang melibatkan sejumlah tokoh masyarakat Karo yang tergabung Group Kita Bisa Ubah Karo Aries Eklesia Sebayang melalui Meeting Zoom, Sabtu kemarin malam.

Baca juga : Salurkan Bansos BRI, Tim GTPP Karo Pantau Penerapan Prokes di Pajak Buah Berastagi

Menurut Aris, tokoh masyarakat Karo yang tergabung dalam Group Kita Bisa Ubah Karo, mengapresiasi sekaligus meminta kepada Bupati Karo, untuk melakukan perbaikan sistem kinerja , dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan menyampaikan sejumlah usulan dan catatan penting.

Seperti apa yang disampaikan Staf Khusus BUMN Arya Sinulingga, dia menawarkan, jika ada pasien yang di Swab di Kab. Karo, supaya sampelnya dikirim saja ke rumah sakit Pelindo I Medan. “Disana maksimal dua atau tiga hari hasilnya akan keluar,” sebut Aris menyampaikan pesan Arya saat meting zoom.

” Inilah penegasan bung Arya, agar tim GTPP Covid-19 Karo segera merubah sistem pengiriman sample yang biasa ke rumah sakit USU dialihkan ke rumah sakit Pelindo I,” ungkapnya.

“Begitu juga mengenai peralatan ventilator supaya ditambah, dari biasa hanya 2 buah, ditambah menjadi 5 buah, maupun obat obatan sesuai standard juknis Kemenkes RI, dilengkapi kembali, agar sewaktu waktu ada pasien gawat darurat, tim medis GTPP betul-betul siap menangani dengan kondisi alat yang ada,” imbuh Aries

“Sisi lain, Pemkab Karo juga harus melakukan pengetatan di jalur pintu masuk, lakukan scrining, supaya tidak jebol masuknya Orang Tanpa Gejala (OTG) membawa virus ke Karo, dengan mempedomani protokol kesehatan,” ujarnya.

Menanggapi sejumlah catatan dan usulan yang disampaikan tokoih masyarakat Karo saat mengikuti zoom meeting, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH mengatakan, ini momen bagi kami tim work GTPP Karo, untuk merubah sistem bekerja, yang selama ini kami sulit mendapatkan hasil cepat PCR test dari pihak salah satu rumah sakit di Medan. Namun dengan adanya kepedulian seorang tokoh masyarakat Karo seperti Arya Sinulingga, proses kedepan semakin cepat, kami mengucapkan terimaksih atas rekomendasinya,” sebut Terkelin.

Sementara Ketua DPRD Karo Iriani Beru Tarigan dan anggota DPD RI DR Badikenita Sitepu SE MSI mengatakan, masukan yang disampaikan sejumlah tokoh masyarakat Karo yang tergabung dalam Group Kita Bisa Ubah Karo itu sangat baik, “Dan patut ditindak lanjuti demi kebaikan dan kemajuan Tanah Karo Simalem, apalagi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar kedua tokoh wanita Karo ini.

Reporter : Daniel Manik