PALAS | Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara bersama anggota Komisi IX DPR RI menggelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) dan Program Bangga Kencana di Desa Aliaga, Kecamatan Huta Raja Tinggi, Kabupaten Palas. Sabtu, (15/10/2022).
Kegiatan ini dihadiri oleh Mitra Kerja dari Komisi IX DPR RI, Dr. H. Saleh Partaonan Daulay, M.Ag.,M.Hum., M.A didampingi Sub Koordinator Advokasi dan KIE Yusrodi Rangkuti, S.Sos beserta Tim Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Saleh mengajak kepada para peserta untuk mengenal, memahami dan mengimplementasikan nilai-niali dari Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang merupakan program kerja utama yg digaungkan oleh BKKBN.
Saleh menyampaikan tentang pentingnya peran keluarga dalam mencetak generasi emas penerus bangsa dimasa mendatang. Sehingga, setiap keluarga harus serius dalam mendidik dan membesarkan anak dengan penuh kasih sayang sebagai orang tua.
Selain itu, Ia juga menitipkan pesan kepada masyarakat sekitar agar menjaga para remaja Padang Lawas dari pernikahan dini, narkoba dan seks bebas. Sebab, menurutnya ketiga hal tersebut bisa memupuskan harapan mereka dalam menggapai cita-citanya.
“Ingat ya bapak ibu, tolong dijaga anak-anak remaja kita ini dari 3 hal, yang pertama pernikahan dini, narkoba, dan seks bebas. Biar nanti anak-anak muda di Kabupaten Padang Lawas hebat-hebat, kelak bisa menjadi pejabat negara yang akan membawa perubahan khususnya di Kabupaten Padang Lawas.” ujarnya saat memberikan sosialisasi.
Seperti yang diketahui bahwa diera yang serba canggih seperti ini, para remaja dapat dengan mudah mengakses berbagai hal dari mana saja dan kapan saja. Sehingga dapat mempengaruhi pola pikir mereka dalam berperilaku sehari-hari. Maka dari itu peran orang tua sangat dibutuhkan dalam menjalankan 8 fungsi keluarga agar para remaja tidak terjerumus kedalam hal-hal yang negatif.
Sub Koordinator Advokasi dan KIE Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Yusrodi Rangkuti mengatakan bahwa anak muda masa kini harus pandai dalam memilah berbagai informasi yang beredar mengingat banyaknya media yang tersedia sekarang ini baik melalui media cetak, elektronik, maupun media online/sosial agar tidak mudah percaya dan terpengaruh terhadap berita-berita hoaks dari sumber yang tidak jelas asal usulnya.
Diharapkan melalui kegiatan tersebut, warga Desa Aliaga dapat lebih memperhatikan anak remaja didesanya dan memahami bahwa anak merupakan aset yang sangat berharga bagi keluarga dimasa mendatang. Sehingga perlu dilakukan persiapan terhadap berbagai hal seperti Pendidikan, kesehatan, hingga Pendewasaan Usia Perkawinan agar memiliki kesiapan fisik, mental, ekonomi dan sosial sebelum berumah tangga. (Red)







