MEDAN | Kompetisi Arung jeram dalam Pekan Olah Raga Antar Kota (Porkot) ke- XV Kota Medan di Sungai Babura Taman Hutan Kota PT PLN Jalan Sudirman Medan, mendapat antusias peserta, juga warga yang melintas, Senin (12/10/2025).
Kegiatan yang diselenggarakan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Medan bekerjasama dengan Komite Olahraga Nasional (KONI) Medan berlangsung selama satu hari.
Acara yang diselenggarakan diikuti 17 peserta dari berbagai club yang masing masing mewakili tingkat Kecamatan se-Kota Medan.
Dari pantauan di lokasi antusias para peserta yang didominasi mahasiswa dan atlet arung jeram saling memberi semangat terhadap tim yang mengikuti perlombaan. Perlombaan yang berlangsung dengan 2 kategori perlombaan R4 Putra/ Putri seperti Sprint dan Head to head.
Dalam kategori Sprint putra dan putri dimenangkan oleh Kecamatan Medan Belawan sebagai juara satu.
“Senang sekali mendapat juara, kami akan mengikuti lomba lagi di kategori head to head dan latihan lagi supaya dapat hasil yang maksimal. Kami berlatih selama 2 bulan seperti latihan fisik dan mental. Untuk lawan nya lumayan berat sih , apalagi di perlombaan head to head akan lebih berat lagi karena ada berputarnya. Pastinya dibutuhkan kekompakan dalam tim” ucap Sri Ramdani kapten tim Kecamatan Medan Belawan
Sementara Aisyah tim dari Kelompok Pecinta Alam (Kompas) USU mewakili Kecamatan Medan Baru mengatakan menyambut baik pelaksanaan kompeteisi tersebut, dalam rangka menambah para club dan mencari bibit yang handal.
“Saya sudah pengalaman sih..mengikuti perlombaan bahkan tingkat kejurnas dan sudah berulang kali. Untuk latihan fisik sebulan penuh. Sedangkan latihan dayung jauh sebelum piala walikota. Untuk tingkat kesulitan menurut saya pribadi sangat mudah.” Ujarnya
Harapan kedepan untuk lokasi kegiatan agar lebih diperhatikan karena disini terlihat banyak sampah semoga kedepan lebih baik lagi, sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Faji kota Medan Muhammad Fadly menyampaikan
“Porkot ke- XV ini ajang yang selalu diperlombakan setiap tahunnya di Kota Medan. Tujuan utamanya adalah memunculkan atlet baru untuk bisa mengikuti kejuaraan di kancah daerah maupun nasional. Sehingga ada pembatasan umur di perlombaan inim” ujarnya.
Sedangkan para peserta yang mengikuti kejuaran porkot ke – XV banyak yang pemula bahkan beberapa atlet dari kota Medan dengan batasan maksimal umur 23 tahun untuk kategori junior.
Sedangkan antusias peserta cukup tinggi. Ada 17 club yang masing- masing mewakili kecamatan sekota Medan.
Fadly berharap kedepannya “karena kota Medan sempat menyumbangkan medali emas pada PON 2024 maka kita munculkan bibit baru yang nantinya bisa bertanding pada pekan olahraga wilayah Sumut bahkan tingkat Nasional” cetusnya
Ia juga menambahkan “setelah Porkot ini ada Agenda kedepannya kita Faji Medan akan menggelar kejuaraan “Medan Rafter Championship” akan dilaksanakan di 4 sungai yang ada di kota Medan. Disitulah kita adakan kompetisi dengan tidak ada pembatasan umur yang sifatnya terbuka. Sepeti pemula maupun atlet. Pada Porkot kali ini kita mengadakan dua katagori Sprint dan Head to head untuk putra dan putri”
“Saat ini sudah nampak potensi bibit baru dari beberapa club walupun tidak juara. Namun mental mereka untuk bertanding di kejuaraan ini sudah ada. Untuk juara di Porkot selanjutnya akan mengikuti kejuaraan di tingkat wilayah Provinsi Sumatera Utara” pungkasnya (OM/011)







