BINJAI | SMA Negeri 5 Kota Binjai resmi memulai program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan melalui bantuan revitalisasi sekolah Tahun Anggaran 2026. Program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung laboratorium komputer baru sekaligus dimulainya rehabilitasi 12 ruang kelas belajar, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang merupakan implementasi program revitalisasi pendidikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Program ini berada di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, serta Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Prosesi peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 5 Kota Binjai, Rumpia Ginting, S.Pd, disaksikan unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Dalam keterangannya kepada harian ORBIT , Rumpia Ginting menegaskan bahwa revitalisasi tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pendidikan dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, khususnya di Kota Binjai.
“Revitalisasi sekolah ini adalah langkah nyata Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam mewujudkan visi dan misi Presiden Republik Indonesia serta Gubernur Sumatera Utara, khususnya pada sektor peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan ruang kelas yang lebih nyaman dan laboratorium komputer yang modern akan mendukung proses belajar mengajar sehingga siswa memperoleh lingkungan pendidikan yang lebih representatif.
Ia berharap pembangunan tersebut dapat menghadirkan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif sehingga mampu mendorong peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik peserta didik.
“Fasilitas yang layak dan modern akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan mutu pendidikan. Kami berharap kualitas pendidikan di Kota Binjai dapat semakin maju dan sejajar dengan daerah lain di Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Binjai, Thomas Abdi G.M., S.Pd, berharap seluruh pekerjaan revitalisasi dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Ia juga mengajak seluruh warga sekolah, orang tua siswa, serta masyarakat untuk bersama-sama mendukung kelancaran pembangunan agar seluruh fasilitas dapat segera dimanfaatkan.
Menurut Thomas, pembangunan laboratorium komputer baru menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi perkembangan teknologi dan transformasi digital di dunia pendidikan. Laboratorium tersebut nantinya diharapkan mampu menunjang pembelajaran berbasis teknologi informasi sekaligus meningkatkan kompetensi digital para siswa.
Selain itu, rehabilitasi 12 ruang kelas juga diyakini akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman sehingga aktivitas pembelajaran berlangsung lebih efektif.
Mewakili Komite Sekolah, dalam sambutannya disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di SMAN 5 Binjai. Komite berharap pembangunan tersebut menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan pendidikan di Kota Binjai.
Kegiatan peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Kapolsek Binjai Selatan, para kepala SMA Negeri se-Kota Binjai, unsur Muspika, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Melalui pembangunan laboratorium komputer baru dan rehabilitasi ruang kelas ini, SMAN 5 Kota Binjai diharapkan semakin siap menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, didukung fasilitas belajar yang modern dan representatif. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, menguasai teknologi, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global. (Od-22)







