Tak Nyaman Atas Kepemimpinan dr Rahmenda br Sembiring, Puluhan Tenaga Medis Puskesmas Berastagi Ngadu ke DPRD Karo

oleh -992 views
Puluhan tenaga medis Puskesmas Berastagi terlihat berjalan meninggalkan gedung DPRD Karo usai melakukan Rapat Kerja bersama DPRD Karo

TANAH KARO – Puluhan tenaga medis Puskesmas Berastagi, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, melaporkan Kepala Puskesmas (Kapus) Berastagi dr Rehmenda Br Sembiring ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo.

Informasi dihimpun orbitdigitaldaily.com di gedung DPRD Karo jalan Veteran Kabanjahe pada Rabu (29/7/2020), ada sebanyak 35 tenaga medis/pegawai yang melapor terkait ketidaknyamanan mereka bekerja dibawah kepemimpinan dr Rahmenda Br Sembiring sebagai Kapus Berastagi.

“Masa pandemi Covid 19 kami 35 pegawai mengerjakan pekerjaan tanpa mengeluh. Kami mau bekerja sepenuh hati tapi tidak di bawah tekanan stress,” keluh salah seorang tenaga medis/pagawai Puskesmas Berastagi yang tidak mau menyebut namanya kepada orbitdigitaldaily.com.

Ditambahkannya, adapun hal yang membuat mereka merasa tidak nyaman bekerja di Puskesmas Berastagi antara lain, pemberian sanksi kepada pegawai yang tidak berdasar, dan melarang pegawai puskesmas menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) dengan alasan pasien takut dan kunjungan menjadi turun.

Masih menurutnya lagi, pendelegasian wewenang yang tidak jelas sehingga dalam melakukan pekerjaan sebagai perawat dan bidan di jaga sore dan malam, tidak mendapat perlindungan yang jelas.

“Semua ruangan di lantai satu, ketika dinas sore dan malam dikunci. Sehingga kami harus beristirahat di lantai dua. Untuk hak cuti kami sangat dipersulit, harus mencari pengganti. Banyak lagi hal-hal yang membuat kami tidak nyaman. Sudah kami surati juga Bupati Karo,” ujarnya seperti yang beberkan dalam Rapat Kerja DPRD Karo terkait kinerja Kepala Puskesmas Berastagi di ruang RDP lantai tiga gedung DPRD Kabupaten Karo hari ini.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karo, Tomi Heriko Marulitua saat ditemui seusai mengikuti RDP mengatakan, bahwa laporan 35 orang tenaga medis melalui surat tembusannya sudah diterima pihak BKD Karo.

“Kepala Puskesmas itu kan jabatan fungsional. Dia mempunyai atasan langsung yaitu Dinas Kesehatan. Sudah sejauh mana nanti pembinaannya, hasil dia mempertemukan kedua pihak ini dan hasil laporan sikap-sikap semua orang itu. Kalau memang sudah menyinggung ke hukuman sedang atau berat, itu akan buat tim. Tim untuk melihat laporan yang disampaikan Dinas Kesehatan,” ungkapTomi.

Ketika ditanya menyangkut apa saja yang dilaporkan, Tomy menjelaskan, adanya ketidak nyamanan dalam bekerja dengan kewenangan-kewenangan yang dibuat di intern mereka. Untuk lebih spesifiknya saya tidak dapat menjawabnya secara rinci,” kata Kepala BKD Kabupaten Karo Tomy Heriko Marulitua.

Sekertaris Dewan (Sekwa DPRD Karo Petrus Ginting mengatakan, hasil rekomendasi Rapat Kerja Rapat Kerja DPRD Karo terkait kinerja Kepala Puskesmas Berastagi telah disampaikan ke Bupati Karo untuk ditindaklanjuti.

Ditanya apa isi rekomendasi tersebut, ada dua rekomendasi yang dikeluarkan yaitu, agar Pemerintah Daerah (Pemda) Karo membentuk tim investigasi dan mengambil langkah-langkah terhadap Kepala Puskesmas Berastagi sehingga situasi kondusif dan pelayanan kesehatan tidak terganggu di Puskesmas Berastagi.

Reporter : David Kaka