Tekan Inflasi, Pemprov Sumut Gelar Pangan Murah dan Perkuat Kerja Sama Antar Daerah

MEDAN | Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melakukan Gerakan Pangan Murah guna menekan laju inflasi di Sumut.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perekonomian Setda Provinsi Sumatera Utara, Poppy Marulita Hutagalung saat konferensi pers di Aula Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Selasa (07/10/2025).

“Ada beberapa program yang telah kita laksanakan untuk menekan laju inflasi di Sumut salah satunya secara rutin kita melaksanakan gerakan pangan murah dan gerakan pasar murah di beberapa titik seperti menjual beras SPHP di bawah harga eceran.” ucapnya.

Poppy juga menyampaikan Pemprov Sumut akan melakukan beberapa program lainnya seperti Mendatangkan komoditas pangan dari luar daerah dan juga akan melakukan sidak lapangan.

“Kita juga akan meningkatkan kerjasama daerah dengan mencoba memasukkan pangan dari luar provinsi Sumut untuk menstabilkan harga seperti cabai serta akan melakukan sidak pasar guna memastikan harga pangan itu sesuai harga HET.” katanya.

Sementara itu Kepala Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sumut, Budi Cahyanto Menyampaikan Untuk menekan laju inflasi di Sumut pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Pemprov sumut, kabupaten/kota di Sumut serta bersama TNI dan Polri dalam melaksanakan pasar murah.

“Penyaluran beras SPHP 89.861 Ton dan saat ini sudah tersalurkan 30,4 % atau 27.500 Ton beras dan ini bekerjasama bersama kawan – kawan forkopimda” terangnya.

Budi Cahyanto juga menyampaikan adanya bantuan pangan Gratis dari Bulog Sumut melalui Kementerian Sosial tersebar di 33 Kabupaten dan Kota Sumut.

“Bantuan Pangan gratis Untuk alokasi bulan Juni juli dan Agustus telah dilaksanakan di 33 Kabupaten Kota dengan penerima manfaat sebesar 832.772 dan untuk Oktober mengalami penaikan menjadi 844.696 penerima.” tambahnya.

Iamenjelaskan bahwa bantuan pangan gratis tersebut telah tersedia dan tersimpan di 18 Gudang Bulog di Sumatera Utara.

Merujuk dari data yang sampaikan Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat inflasi paling tinggi berada di Provinsi Sumut dengan nilai tertinggi Sebesar 5,32 % year on year (y – on – y). dengan Indeks harga konsumen (IHK) 111,11 dan inflasi tertinggi di kabupaten Deli Serdang dan Paling Rendah di Kota Medan.

Adapun Tingginya angka inflasi tersebut menurut kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ESDM Sumut, Fitra kurnia disebabkan beberapa faktor salah satunya jalur distribusi komoditas pangan dari petani hingga ke konsumen Masih Cukup Panjang. (OM-12)