Binjai  

Terkait Penahanan Hasto Kristiyanto, DPC PDI – P Binjai Gelar Rakor

Ketua DPC PDI Perjuangan kota Binjai.M.Syarif Sitepu

BINJAI | Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Binjai menggelar rapat koordinasi yang dilaksanakan di Sekretariat PDIP Jalan Baskom Kelurahan Nangka Kecamatan Binjai Utara, Sabtu (22/2/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Binjai Ir. Syarif Sitepu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Binjai Raiderta Sitepu, Anggota Farksi PDI-P DPRD kota Binjai M. Atan Sitepu, Faisal Daud Karo-Karo, Togar Bergembira Silaban, Arif Jaka Sona Sinuraya SH. Pengurus PAC PDIP se-kota Binjai ,Pengurus Anak Ranting PDI P se- Kota Binjai, serta kader dan simpatisan partai PDI P kota Binjai .

Dalam rapat tersebut, Ir.M. Syarif Sitepu menyatakan bahwa Sikap PDI Perjuangan Atas Kriminalisasi Hukum Terhadap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Komisi Anti Rasuah (KPK) telah melakukan penahanan terhadap Hasto Kristiyanto pada Jumat (21/2/2025)

Menyikapi hal ini, Kata Syarif DPP PDIP memberikan tanggapan resmi sekaligus menyampaikan sikap PDIP.

Dimana terdapat tiga poin penting sikap PDIP terhadap penahanan Hasto Kristiyanto yang dinilai sebagai bentuk kriminalisasi. Tiga sikap PDIP tersebut adalah sebagai berikut

Pertama, Tetap menjaga soliditas Partai dengan mengedepankan persatuan dan kesetiaan terhadap garis perjuangan serta keputusan Partai.

Kedua, Seluruh kader dan simpatisan di seluruh wilayah agar tetap tenang dan dalam keadaan siaga untuk menghadapi situasi terburuk.

Ketiga, Ketua Umum tidak menunjuk Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen). Semua unsur partai harus menunggu komando langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan.

Sebelumnya di beritakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP menyampaikan sikap resmi terkait penahanan Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan perkara buron Harun Masiku.

“Ini adalah penahanan politik. Dan ini adalah babak baru yang kami anggap menjadi serangan terhadap partai kami,” ujar tim hukum sekaligus Ketua DPP PDIP, Ronny Talapessy dalam jumpa pers di kantor DPP PDIP, Kamis (20/2/2025) malam. (Od-09)