Selanjutnya, tim tiga pilar Kecamatan Helvetia yang turut hadir menyaksikan penyerahan kunci atas selesainya bedah rumah yang dilaksanakan oleh SETARA mengaku perhatian seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli terhadap warga kurang mampu.
“Kepedulian dan saling gotong royong bersama elemen masyarakat dapat meringankan beban warga kurang mampu. Kami akan upayakan keluarga ini menjadi peserta penerima bantuan sosial dari pemerintah. Jadi ditengah pandemi Covid-19, mari kita patuhi himbauan pemerintah tentang adaptasi kebiasaan baru (AKB), “kata Lista Limbong mewakili Lurah Cintai Damai Kecamatan Medan Helvetia.

Sementara, Aipda J Simanungkalit didampingi Babinsa Agus mengapresiasi kegiatan sosial SETARA. Kiranya kebersamaan dan sinergitas lintas kebersamaan antar elemen masyarakat sebagai bentuk kehadiran TNI – Polri.
“Terimakasih atas perhatian SETARA. Saya selaku personil Polsek Helvetia, dimana tugas dan tanggungjawab saya untuk mengayomi dan melindungi masyarakat. Saya akan pantau perkembangan keluarga ini,”ungkap Aipda J Simanungkalit.
Diketahui sebelumnya, Cantika Cian Patrecia Rajagukguk(18) mengungkapkan derita piluh tantangan hidup ditengah pandemi covid-19. Ia terpaksa bekerja buruh kasar apa adanya untuk keberlangsungan hidup mereka.
Berlinang air mata dan sedih, Patrecia Rajagukguk beserta Cindy Meisya Putri Rajagukguk (16) adik keduanya bercerita soal kondisi yang mereka alami hingga harus putus sekolah ditinggkat SMP, dan bahkan adik-adiknya juga turut putus sekolah, tak seperti semanis nasib teman sebaya mereka.
Reporter: Toni Hutagalung







