SERGAI| Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja Buruh Bersatu Serdang Bedagai ( ASPBB – SB ) Senin ( 26/9/2022) berunjuk rasa ke Kantor Bupati Sergai.
Dalam pernyataan sikap tertulisnya, ASPBB – SB menyampaikan tuntutan dan aspirasi kepada Presiden Jokowi dan Ketua DPR RI Puan Maharani untuk mengkaji ulang dan membatalkan kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM bersubsidi karena dinilai sangat tidak tepat dan tidak berempati terhadap nasib buruh karena kenaikan harga BBM tidak diimbangi dengan kenaikan upah buruh dalam kurun waktu tiga tahun ini.
Kebijakan menaikkan harga BBM menurut pengunjuk rasa dirasa akan menambah beban hidup kaum buruh yang saat ini masih menerima upah minimum, sehingga akan semakin memperburuk kondisi ekonomi buruh dan rakyat saat ini.
Belum lagi menurut mereka, ada persoalan buruh yang belum ditanggapi pemerintah pusat tentang undang undang cipta kerja nomor 11 tahun 2020 serta tuntutannya yang mengatur pengupahan/ pendapatan serta nilai pensiun dan PHK buruh semakin kecil, kebebasan berserikat terancam, penerapan sistem buruh kontrak merugikan kesejahteraan buruh, outsourcing bebas tanpa ada batasan lagi.







