Tuntaskan Dugaan Korupsi PT PSU Rp56, Kajatisu Bakal Usut Korupsi BUMD Sumut Lain

oleh -621 views
Kajatisu Dr Amir Yanto SH, MM, MH saat pada malam HUT Adhiyaksa ke 60 di gedung Kejatisu, Senin (21/7/2020). (orbitdigitaldaily.com/Diva Suwanda)

MEDAN – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Sumut Dr Amir Yanto SH, MH menegaskan pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan enam kasus dugaan korupsi di Sumut.

Salahsatu dari enam kasus itu, terbesar nilainya Rp56 miliar yang terjadi di PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU).

Memohon dukungan, Kajatisu meminta dukungan media massa mengawal perjalanan kasus di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumut itu.

“Yang paling besar itu yang kami lakukan penyelidikan terhadap tindak pidana korupsi pada Perusahaan Daerah Perkebunan. Saat ini perhitungan kita, kerugian negara sekitar Rp 56 miliar atau mungkin bertambah lagi,” jelas Amir Yanto dalam acara Hari Adhiyaksa ke 60 yang berlangsung di Kejati Sumut, Senin (20/7/2020) malam.

Diterangkan Amir untuk lima kasus dugaan korupsi lain yang ditanganinya juga masih berada di lingkungan BUMD Provsu.

Namun yang terbesar kata mantan Kapuspenkum Kejaksaan Agung itu adalah yang terjadi di PT Perkebunan.

“Dan kami memang banyak menerima informasi, adanya suatu dugaan tindak pidana korupsi pada beberapa perusahaan daerah. Oleh karena itu memang target kami, setelah BUMD Perkebunan ini selesai, BUMD-BUMD yang lain akan kami sisir satu persatu,” sebutnya lagi Kajatisu.

“Oleh karena itu, kami mohon dukungan bapak ibu sekalian, agar kami bisa menyelesaikan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Namun pada kesempatan itu, Kajati Sumut Amir Yanto belum merinci dugaan korupsi yang terjadi di PT Perkebunan karena masih dalam penyidikan. (Diva Suwanda)