Medan  

HUT ke 12, REKAN Indonesia Adakan Donor Darah, Penyuluhan AIDS dan Bagi Sembako

Relawan Kesehatan (REKAN) Indonesia Sumut, foto bersama KPA dan utusan Yayasan HOPE usai acara Penyuluhan AIDS dan donor darah

MEDAN | Meriahkan perayaan HUT ke 12 Relawan Kesehatan (REKAN) Indonesia melakukan aksi sosial donor darah, penyuluhan AIDS dan bagi bagi sembako kepada masyarakat kurang mampu. Acara dipusatkan di Desa Kelambir V Kebun Pasar I Timur Kecamatan Hamparanperak, Kabupatem Deliserdsng., Minggu (24/12/2023)

Pada materi penyuluhan masalah AIDS, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sumatera Utara menyebutkan tidak pernah bosan mengajak semua kalangan terutama kaum muda, untuk bersama sama berupaya menghindari kasus pernyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), karena penyakit ini sampai sekarang tidak ada obatnya.

Salah satu yang bisa menimbulkan munculnya penyakit ini adalah penggunaan narkoba dan obat obatan terlarang serta pergaulan bebas, baik hubungan beda jenis yang menyalahi norma-norma maupun hubungan sesama jenis yang belakangan terus marak di Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan KPA Sumut melalui Sekretarisnya Drs Achmad Ramadhan MA pada kegiatan HUT ke 12 Relawan Kesehatan (REKAN) Indonesia, Sumatera Utara yang acaranya diisi dengan kegiatan sosial donor darah, pembagian sembako bagi lansia dan Diskusi tentang perkembangan kasus AIDS, dilaksanakan di Desa Kelambir V Kebun Pasar I Timur, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu (24/12/2023).

Menurut Achmad Ramadhan, AIDS adalah akibat kondisi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sudah pada tahap infeksi akhir maka akan munculah gejala disebut AIDS. Ketika seseorang sudah mengalami AIDS, tubuh tidak lagi memiliki kemampuan untuk melawan infeksi yang ditimbulkan. Dampaknya mengakibatkan kematian secara tragis.

Ketua REKAN Indonesia Iko Riansyah memotong nasi tumpeng tanda HUT ke 12 Relawan Kesehatan Indonesia

Pola Hidup

Pola hidup sehat sesuai dengan aturan kesehatan terutama menganut nilai – nilai agama, merupakan bagian terpenting untuk diterapkan dalam kehidupan agar bisa terhindar dari penyakit yang sangat berbahaya tersebut.

Penting untuk mengenali tanda-tanda awal infeksi HIV agar dapat segera mendapatkan perawatan yang tepat. Beberapa tanda gejala HIV yang umum muncul pada tahap awal adalah Sariawan, Sakit kepala, Kelelahan, Radang tenggorokan, Hilang nafsu makan, Nyeri otot, Ruam, Pembengkakan kelenjar getah bening dan Berkeringat di malam hari.

Dikatakan Ramadhan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam rangka mencegah berkembangnya virus HIV sebagai cikal bakal munculnya penyakit AIDS. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumatera Utara secara terus menerus memberikan imbauan kepada masyarakat, terutama kalangan muda untuk terus bersemangat menghindari menularnya penyakid tersebut.

Sedangkan Ketua Relawan Kesehatan (REKAN) Indonesia Sumatera Utara, Iko Riansyah mengatakan, mendukung apa yang dilakukan oleh KPA Sumut tersebut, agar Sumatera Utara khususnya dan Indonesia secara umum bisa terbebas dari kasus AIDS sejalan dengan semangat membangun negeri yang sehat.

Harapannya, pemerintah hendaknya memberikan ruang gerak dan suport kepada kalangan muda dengan mendukung berbagai langkah yang dilakukan secara positif terutama oleh para relawan yang bekerja tanpa pamrih dan sumber dana, sehingga semangat kalangan muda dalam mendukung masyarakat Indonesia sehat bisa berjalan sesuai dengan harapan, kata Iko. OR – 07