Medan  

Toko Barang Antik Jhon, Bertahan di Tengah Hilangnya Para Kolektor dan Penghobi

Jhon berfoto diantara barang antik dagangannya di Jalan Sisingamangaraja Medan. Jum'at (8/4/2026) orbitdigitaldaily.com/Iwan Gunadi

MEDAN | Perkembangan zaman dan teknologi modern  membuat  masyarakat meninggalkan hingga melupakan berbagai jenis perabotan maupun benda pada zaman dahulu yang sudah tidak terpakai.

Namun bagi sebagian masyarakat masih banyak yang ingin memiliki berbagai barang antik baik sebagai kolektor, penghobi maupun untuk digunakan kembali

Salah satu toko yang terletak di Jalan Sisingamangaraja tepatnya berdekatan dengan Masjid Raya Al- Mashun Kota Medan. Memiliki dan menjual berbagai koleksi barang antik berupa elektronik, perabotan rumah tangga hingga benda tempo dahulu atau istilah saat ini vintage, Jum’at (8/5/2026).

Jhon (55) pemilik usaha barang antik  mengatakan sudah berdiri sejak puluhan tahun dan saat ini merupakan generasi ke dua.

“Kita generasi ke dua sudah berjalan 20 tahun jadi kalau diperkirakan toko ini  sudah berdiri puluhan tahun lah,” tuturnya.

Untuk barang antik  didapatkan dari para agen hingga  melacak informasi para pemilik yang ingin menjual. Ia juga mengatakan beragam barang antik yang dijual  sudah ada sejak peninggalan orang tuanya dan sebagian lagi ada yng baru masuk.

Sementara para konsumen seperti kolektor barang antik di sepuluh tahun  belakangan ini semakin sulit kita temui, malah kebanyakan para pedagang yang akan menjual kembali.

Toko barang antik jhon menjual Bermacam benda mulai dari zaman primitif, kolonial hingga di era pertengana zaman seperti vintage.

“Harapan saya semoga kedepannya terus adanya regenerasi  kolektor dan  penghobi yang menyukai barang antik. Sebagai rasa kecintaan kita kepada benda benda budaya yang bersejarah. Juga menjadi edukasi agar masyarakat mengetahui dulunya sudah adanya barang import,” pungkas jhon. (OM/011)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *