MADINA | Penjabat Sekda Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Afrizal SE MM membuka secara resmi PMII Madina Cup II di Lapangan Futsal SMK Mitra Mandiri, Panyabungan, Sabtu (9/05/2026).
Turnamen futsal tingkat SMA/SMK se-Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) ini digelar Pengurus Cabang PMII Madina untuk memeriahkan HUT PMII ke-66.
Dalam sambutannya, Afrizal mengapresiasi PMII Madina yang konsisten menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda. Ia menyebut olahraga penting untuk membentuk karakter pelajar yang sehat, disiplin, dan kompetitif.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi generasi muda. Selain membentuk karakter disiplin, juga menjauhkan diri dari narkoba yang sampai saat ini menjadi musuh bersama,” kata Afrizal.
Turnamen ini menjadi kontribusi PMII dalam menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, persaudaraan, dan prestasi di kalangan pelajar. Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri perwakilan Dinas Kominfo, Mabincab PMII Madina Khoirul Andi, tokoh muda Mandailing Jamil Anwar, jajaran pengurus PMII Madina, serta peserta dari berbagai SMA dan SMK se-Tabagsel.
Ketua PC PMII Madina Abdul Rahman Hasibuan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Madina, Pj Sekda, Kapolres, dan semua pihak yang mendukung PMII Madina Cup II.
“Kehadiran Bapak/Ibu menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan bermanfaat bagi generasi muda,” ujarnya.
Ia berpesan agar peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen ini sebagai sarana mempererat persaudaraan serta membentuk karakter tangguh.
“Kepada seluruh peserta, selamat bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kebersamaan,” katanya.
Abdul Rahman juga mengajak pelajar melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Menurutnya, PMII hadir sebagai ruang kaderisasi yang membentuk generasi muda berpikir kritis, berakhlakul karimah, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
“Melalui turnamen ini, kami berharap lahir generasi muda yang sehat, kompetitif, dan berintegritas. Generasi yang kuat secara fisik, matang secara intelektual dan spiritual,” tutupnya. (OD-29)







