Dituding Libatkan Anak-Anak Dalam Kampanye, Akhyar Nasution Dilapor ke Bawaslu Medan

oleh -97 views
Calon Walikota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution saat berfoto bersama anak-anak Lembaga Rumah Tahfiz Anwar Saadah di Jalan Persamaan Gang Aman No 62, Simpang Limun, Medan Amplas, Rabu 14 Oktober 2020, lalu. (orbitdigitaldaily.com/HO)

MEDAN – Calon Wali Kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution dilaporkan oleh warga ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan atas dugaan melibatkan anak di bawah umur dalam kegiatan kampanye.

Hasan Basri Sinaga, warga yang membuat laporan pada 17 oktober 2020 melaporkan hal itu terjadi ketika Akhyar mengunjungi Lembaga Rumah Tahfiz Anwar Saadah di Jalan Persamaan Gang Aman No 62, Simpang Limun, Medan Amplas, pada 14 Oktober 2020.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan Divisi Penindakan, Raden Deni Admira mengatakan pihaknya akan melakukan klarifikasi atas laporan tersebut.

“Untuk laporan yang dilayangkan saudara Hasan Basri terkait dugaan pelanggaran kampanye, kita tindaklanjuti dengan melakukan klarifikasi,” ujarnya saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.

Terpisah, Sekretaris Tim Pemenangan Akhyar – Salman, Wasis Waseso mengaku belum mengetahui adanya laporan tersebut. Selain itu hingga kini pihaknya belum menerima pemanggilan dari Bawaslu Medan.

“Kita belum tahu laporan itu karena Bawaslu pun belum ada pemanggilan, belum ada permintaan klarifikasi. Jadi kami belum tahu kejadian itu dijadikan kasus,” ucapnya.

Wasis mengatakan, kehadiran Akhyar saat itu bukan dalam rangka kampanye jelang Pilkada, tetapi hanya memenuhi undangan dari tuan rumah. Ia juga membantah jika Akhyar dituding kampanye dengan melibatkan anak di bawah umur.

“Kehadiran pak Akhyar di sana bukan dalam rangka kampanye sebetulnya. Tapi memenuhi undangan dari tuan rumah itu, mereka ingin menghadirkan pak Akhyar. Tapi kalau lah diundang untuk silaturrahim, memangnya ada yang melarang? Kalau ada yang melarang gawat lah itu,” jelasnya.

“Kenapa harus kami libatkan anak di bawah umur. Dan saat pertemuan itu, tidak ada menyinggung soal Pilkada. Kita kalau datang ke suatu acara dan sifatnya dilarang berkampanye, kita juga tak akan berkampanye.”

Wasis menyebut pasangan Akhyar – Salman terus dicari-cari kesalahannya. Namun Wasis enggan merinci lebih lanjut terkait pernyataannya itu.

“Ya gak tau saya. Tapi kenapa yang disorot kita terus. Kalau mau cari cari masalah terus gimana ya bisa aman Medan ini. Kita tunggu aja kalau misalkan ada pemanggilan dari Bawaslu untuk klarifikasi, kita selaku peserta yang baik akan penuhi panggilan Bawaslu,” paparnya.

Sumber: CNN