Gubsu Edy Rahmayadi Kunker ke Madina

Gubsu Edy Rahmayadi saat mininjau lokasi terjadinya semburan lumpur bercampur H2S di welpat T.12 PT. SMGP di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina. (orbitgitaldaily.com/Sulaiman Nasution)

MADINA l Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melakukan agenda kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Rabu (27/4/2022)

Lokasi pertama yang dikunjungi orang nomor satu di Sumut ini adalah ke Kecamatan Lingga Bayu, dengan agenda memberikan bantuan dan peninjauan relokasi korban banjir 2019 Kecamatan Batang Natal, Lingga Bayu.

Usai melakukan kunjungan kerjanya di Kecamatan Lingga Bayu Edy Rahmayadi bersama Bupati Madina HM. Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis dan rombongan langsung meninjau korban semburan lumpur dari sumur T .12 PT. SMGP, Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

Sampai di Desa Sibanggor Julu, Edy Rahmayadi menyempatkan diri berdialog dengan warga terkena korban semburan lumpur yang bercampur H2S.

“Percayakan kepada kami dan tim yang akan menangani persoalan ini secara propesional, apakah ini kesalahan tenaga manusianya atau ada unsur kesengajaan dan ini masih dilakukan kajian oleh tim,” ujar Edy saat berdialog dengan masyarakat.

Selain itu Edy mengatakan belum bisa memastikan apa persoalan yang terjadi, dan harus tahu dulu persoalan dan permasalahannya apa.

“Kita sedang mempelajarinya dan untuk dari Pemda dipimpin lansung oleh Wakil Bupati Madina dan dari pusat ada pak Roni dengan timnya,” ungkap Gubsu.

Lebih jauh disampaikan Gubsu energi sangat dibutuhkan dalam pembangunan, dan negara – negara lain juga mengambil energi termasuk Sumut, dan di tempat ini pun sudah 2 x 45 Megawhat yang dihasilkan.

“Solusinya bagaimana masyarakat tidak menjadi korban, namun kita bisa ambil energi yang ada di PT SMGP ini dan ini masih kita cari solusinya,” tutupnya.

Reporter : Sulaiman Nasution