Hari Pertama Sekolah Selama COVID-19, Bupati Periksa Protokoler Kesehatan

oleh -102 views

ACEH SINGKIL-Hari pertama masuk sekolah di Aceh Singkil, Bupati Dulmusrid didampingi Kepala Dinas Pendidikan meninjau kesiapan sarana prasarana sekolah sesuai protokoler kesehatan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) juga memberlakukan hanya 30 menit belajar tatap muka di sekolah, untuk seluruh mata pelajaran setingkat SMA dan SMP sederajat.

“Hari pertama masuk sekolah tingkat SMP dan SMA, hanya diberikan melaksanakan 30 menit belajar tatap muka, yang biasanya masing-masing pelajaran 45 menit ,” kata Kepala Disdikbud Khalilullah saat dikonfirmasi Orbitdigital, Senin (13/7/2020), usia melakukan kunjungan kesejumlah sekolah di Kecamatan Singkil, Gunung Meriah dan Simpang Kanan.

Sesuai SOP surat keputusan bersama 4 Menteri, yang menyebutkan di kawasan zona hijau dibolehkan untuk melakukan jam belajar tatap muka untuk sekolah jenjang SLTP dan SLTA.

Disebutkannya, pihaknya langsung meninjau beberapa sekolah bersama Bupati Dulmusrid, untuk memastikan kesiapan sekolah, agar mematuhi protokoler kesehatan pada hari pertama masuk belajar tatap muka.

Meliputi SMP Negeri 3 Simpang Kanan, SMPN 1 Gunung Meriah, SMK 1 Gunung Meriah. Kemudian SMP Swasta Muhammadiyah Singkil dan MAN Singkil.

“Seluruh sekolah yang dikunjungi sudah memenuhi protokoler kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” ucap Khalil
Dikatakannya kunjungan dilakukan tidak hanya sekolah umum. Namun Bupati selaku ketua Tim Gugus Tugas Aceh Singkil turut melakukan pemantauan di sekolah Madrasah dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) dan SMA yang merupakan wewenang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh.

Sudah koordinasi dengan Kemenag dan UPTD Dinas Cabang Pendidikan Provinsi,” ujarnya
Sementara itu Khalilullah juga menegaskan sejauh ini kantin di sekolah sementara ditiadakan. Sampai dengan kondisi benar-benar aman.

Termasuk sekolah dasar (SD) sederajat juga tidak dibenarkan melaksanakan belajar tatap muka. “Untuk SD masih diberlakukan belajar jarak jauh atau belajar dari rumah (BDR). Jika selama sebulan, SMP aman dan dipastikan tidak ada yang terpapar, paling lama September sudah bisa masuk sekolah. Dan akan disesuaikan dengan petunjuk terbaru 4 Menteri berikutnya,” sebutnya.

Kendati, Disdikbud akan tetap melakukan pengawasan selama belajar tatap muka. Kita berharap agar kondisi kesehatan guru dan murid tetap terjaga dan bisa kembali normal.

Reporter : Saleh