Amansyah menegaskan bahwa Baznas Sumut menargetkan penyaluran zakat tahun ini sebanyak Rp7,5 miliar, sedangkan untuk tahun lalu kita hanya menyalurkan senilai Rp4,5 miliar.
Amansyah berharap semakin banyak ASN yang memberikan zakat profesinya maka akan semakin banyak uamt yang tidak mampu akan terbantu.
Kakanwil Kemenag Sumut Drs H Syahrul Wirda MM menegaskan Kemenag dan Baznas bisa bersinergi untuk pengumpulan zakat sehingga tidak hanya zakat profesi saja yang dikumpulkan tapi lebih dari itu seperti zakat dari Aghnia ( orang kaya) .
” Zakat dari pengusaha, pedagang, penjual emas ini bisa kita kumpulkan melalui sinergitas antara Kemenag dan Baznas. Bahkan penyalurannya bisa kita koordinir agar tersalur dengan tepat yakni memang orang yang membutuhkan,” kata Syahrul.
Syahrul juga mengungkapkan Baznas juga bisa membantu dalam bentuk modal usaha untuk para pedagang kecil, UMKM sehingga membantu mereka untuk menambah usahanya apalagi bantuan dari Baznas ini tidak ada bunganya.
Selanjutnya dilakukan penyerahan zakat profesi secara simbolik ke Baznas Sumut dan Mustahik oleh Kakanwil Kemenag Sumut.
Hadir dalam acara itu Wakil Ketua I Baznas Sumut Harif Fadillah, Kabid Penmas Erwin Pinayungan Dasopang, KTU HM David Saragih.cr-03







