Amirudin mengaku tetap bersyukur pada Allah SWT atas Rahmat dan Hidayahnya memberikannya kesabaran, ketabahan dalam menjalani hudup bersama istrinya Jamilah.
Amirudin termasuk manusia hebat dan sabar menghadapi istrinya yang disabilitas terkadang ia harus kuat mengurus rumah tangganya, kesehariannya sebelum berangkat untuk bekerja mencari limbah bekas terlibih dahulu ia harus memasak air dan nasi, memandikan istrinya menggantikan pakaiannya dan memberikan serapan pagi.
Terkadang sang istri selalu buang air kecil di dalam celana dan Amirudin kembali membersihnya bak anak bayi yang harus dirawatnya.
Kisah Amirudin dan Jamililah ini seharusnya dapat perhatian dari Pemda Langkat, apa lagi yang akan memasuki bulan suci ramadhan.
Amirudin merupakan warga Langkat dan istrinya adalah dari warga Desa Kelantan dan mengaku sudah menikah sama istrinya Jamilah Sudah sekian tahun dan belum diberikan keturunan tapi Amirudin tetap mencintai sang istri Jamilah, susah senang bersama suka duka bersama itu lah perjalanan hidup Amirudin dan Jamilah.
Reporter : Muslim







