MADINA l Masa transisi darurat pascabencana Hidrometeorologi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di perpanjang hingga tiga bulan kedepan.
Perpanjangan masa transisi tersebut ditetapkan melalui rapat evaluasi bersama Forkopimda, penanganan transisi darurat kepemulihan bencana dilaksanakan di cafe Teduh Kelurahan Pidoli Dolok Kecamatan Panyabungan, Minggu (29/03/2026).
Pj. Sekda Madina Afrizal Nasution memaparkan, pasca bencana Hidrometeorologi pada November lalu beberapa lokasi terdampak banjir, longsor, dan banjir bandang belum sepenuhnya tertangani secara maksimal.
“Belum seutuhnya dilakukan penanganan maksimal, baik itu jalan, irigasi, dan normalisasi,” katanya.
Bupati Madina H.Saipullah Nasution usai rapat evaluasi menyampaikan, ini status perpanjangan yang ke tiga, dan kondisi masyarakat pascabencana sudah berjalan normal. Namun masih banyak usulan ke pusat dari pemerintah daerah belum ditindaklanjuti.
“Usulan yang dilakukan oleh pemerintah daerah sebagian sudah ditindaklanjuti dan sebagian belum ditindaklanjuti, dan kita berharap kementrian turun ke Madina untuk melakukan privikasi lapangan,” katanya.
Bupati menjelaskan, berdasarkan belum maksimalnya penanganan pascabencana untuk itu Forkopimda sepakat melanjutkan masa transisi tiga bulan ke depan, untuk mengantisipasi kegiatan-kegiatan dengan mengunakan dana Biaya Tak Terduga (BTT).
“Kepentingan tugas-tugas dari provinsi dan pusat yang dilaksanakan di Kabupaten Madina, dan ini arahnya untuk kepentingan masyarakat serta tidak melakukan pelanggaran hukum,” katanya.
Saipullah juga menjelaskan terkait jalan Jembatan Merah – Batang Natal, sudah menyampaikan usulan untuk segera dilakukan perbaikan agar jalan tersebut segera diperbaiki.
Senada disampaikan ketua DPRD Madina H.Erwin Efendi Lubis menyampaikan, masa transisi ini sambung untuk melakukan tindakan yang belum selesai dapat di tuntaskan pada perpanjangan masa transisi ini.
“Jalan Jembatan Merah – Batang Natal, baik pemerintah daerah maupun legislatif sudah meminta pada pemerintah provinsi untuk dilakukan perbaikan,” katanya.
Reporter : OD 29







