Miris di RSUD Salak, Obat Tak Terbeli Menggaji Programer Rp15 Juta Bisa

Sumber menyebutkan persoalan tersebut sudah pernah disampaikan pegawai kepada Dirut RSUD Salak Elysa Barus. Pegawai bahkan menyurati dirut kenapa di RSUD kekosongan obat. Namun kata sumber bukannya dirut menyahuti soal surat pegawai, Elysa menyebut surat pegawai salah alamat.

“Kondisi RSUD Salak memang carut marut. Banyak persoalan di RSUD namun sampai saat ini belum terselesaikan. Salah satunya soal obat kosong. Pegawai memang sudah berulang kali menyampaikan kepada Dirut namun pimpinan RSUD bukannya menyahuti, malam dirut mengatakan surat salah alamat. Makanya pegawai heran kok jawaban dirut tidak nyambung,” kata sumber yang ingin namanya dirahasiakan, Selasa (6/10/2020) di Salak.