Miris di RSUD Salak, Obat Tak Terbeli Menggaji Programer Rp15 Juta Bisa

Persoalan di RSUD Salak tersebut belakangan diketahui sejumlah anggota DPRD Pakpak Bharat. Anggota komisi III yang membidangi dinas kesehatan Pakpak Bhatat Hotmauli Malau mengatakan persoalan tersebut jadi bahan perhatiannya.

Hotmauli menegaskan akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan dan Dirut RSUD Salak Elya Barus untuk diminta keterangan tentang carut marut di RSUD Salak.

“Iya akan kita panggil. Kita mau mendengar apa yang menjadi persoalan di sana. Kita tidak mau RSUD itu tidak memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kita mau pelayanan yang ada di rumah sakit baik. Tujuan kita bagaimana supaya rumah sakit bagus,” katanya.

Sementara, itu Dirut Elysa Barus ketika dikonfirmasi melalui whatsappnya soal obat kosong, sampai saat ini belum memberikan jawaban.

Reporter : Jams