“Kita akan membentuk tim yang bertugas merazia masyarakat yang tidak menggunakan masker, apabila kita dapati ada yang tidak menggunakan masker maka akan kita swab di tempat, jika hasilnya terkonfirmasi positif akan langsung kita isolasi.”ungkapnya.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Dr. Syamsul Arifin Nasution yang juga turut mengikuti rapat tersebut menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan oleh Pemprovsu dalam membantu penyediaan tempat isolasi pasien covid-19.
“Kami mengapresiasi Pemprovsu yang sudah membantu menyediakan tempat isolasi covid-19.”kata Syamsul.
Pemko Medan sendiri, lanjutnya lagi, telah menyiapkan dua tempat isolasi khusus bagi pasien covid-19 yang tidak mengalami gejala dan yang mengalami gejala ringan diantaranya yaitu di gedung P4TK dan gedung Ex Hotel Soechi.
Rapat Evaluasi bersama Menko Perekonomian, Bobby Nasution Paparkan Perkembangan Dan Penanganan Covid-19 di Kota Medan
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan mengalami kenaikan, dimana satu bulan yang lalu hanya sekitar 60 sampai 90 kasus perhari, tetapi saat ini penambahan kasus perhari mencapai 400 kasus. Bahkan pernah terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 700 kasus perhari.
Hal ini berbanding lurus dengan testing yang dilakukan Pemko Medan, dimana dari 2.900 testing perhari dilakukan, saat ini telah dilakukan testing diatas 3.000 dan target perhari dilakukan testing sebanyak 4.900,” Kata Wali Kota Medan Bobby Nasution ketika menghadiri Rapat Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM level 4 secara virtual dari rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (31/7). Dalam rapat dipimpin langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartato ini, turut mendampingi Wali Kota Unsur Forkopimda diantaranya Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Dandim 0201/BS Kol Inf Agus Setiandar.
Dijelaskan Bobby Nasution, dengan peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, maka BOR juga meningkat. Saat ini jumlah BOR di Kota Medan sudah mencapai 73 persen dengan konfersi dari 8.000 lebih jumlah tempat tidur yang ada di Kota Medan baru 28 persen tempat tidur khusus pasien Covid-19.
“Kami terus meminta kepada seluruh rumah sakit di kota Medan agar dapat menyediakan tempat tidur khusus Covid-19 sebanyak 30 persen dari jumlah tempat tidur yang ada,” Jelas Bobby Nasution
Bobby Nasution menambahkan Pemko Medan juga telah menyediakan tempat isolasi terpusat dengan jumlah tempat tidur sebanyak 5.000 lebih. Tempat isolasi ini kami fokuskan untuk lingkungan yang saat ini masih berada di dalam zona merah.cr-03







