LANGKAT | Satuan lalu lintas Polres Langkat menyambangi keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi, Senin 17 November 2025, di Jalan Nasional Medan-Tanjung Pura KM 42–43, tepatnya di Desa Jentera Stabat, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.
Kasat Lantas Polres Langkat, AKP M Tommy Franata tampak turun langsung mengunjungi rumah duka yang berlokasi di Kecamatan Secanggang. Dimana sebelumnya korban diketahui meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan tepat di depan RSU Putri Bidadari Stabat.
Di kunjungan, AKP Tommy, mengungkapkan belasungkawa ke pihak keluarga, sekaligus memberikan pendampingan psikologis untuk menjelaskan proses penanganan kasus kecelakaan, Rabu (19/11/2025).
Ia menuturkan, bahwa kegiatan sambang duka merupakan bentuk nyata kepedulian Polres Langkat terhadap warga, khususnya keluarga korban yang sedang menghadapi masa sulit.
“Kami tidak hanya menangani perkara kecelakaan lalu lintas, tetapi juga memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan, perhatian, dan pemahaman terkait proses yang sedang berjalan. Ini bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ujar Tommy.
Selain menyampaikan simpati, Kasat Lantas turut mengingatkan pentingnya edukasi keselamatan kepada keluarga dan masyarakat sekitar agar kejadian serupa tidak terulang.
Senada itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo memberikan penjelasan lebih mendalam tentang pendekatan humanis di setiap penanganan peristiwa di masyarakat.
Menurutnya, sambang duka bukan hanya rutinitas, melainkan bagian dari komitmen membangun Polri yang human-oriented.
“Kehadiran polisi pada momen duka adalah pesan kuat bahwa negara tidak meninggalkan warganya. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya saat menindak pelanggaran, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan dukungan emosional,” jelas David.
AKBP David menambahkan, bahwa upaya humanis seperti ini memiliki dampak besar dalam membangun kepercayaan publik.
“Penegakan hukum memang penting, tetapi sentuhan kemanusiaan jauh lebih bermakna. Ini yang kami kuatkan di Polres Langkat: polisi yang bekerja dengan hati, tanpa mengurangi profesionalisme dalam tugas,” tegasnya.
Kapolres juga kembali mengingatkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi yang dapat dicegah apabila masyarakat lebih disiplin.
“Kami terus mengampanyekan keselamatan berkendara, dari penggunaan helm SNI, mematuhi batas kecepatan, hingga tidak menggunakan ponsel saat mengemudi. Setiap warga yang selamat pulang ke rumah adalah prioritas kami,” ujar AKBP David.
(OD-20)







