“Kami mendukung program pemerintah, tapi tolonglah berikan akses jalan. Manatau kemudian hari jika kebakaran atau warga sakit bagaimana mobil pemadam dan ambulance bisa masuk. Saat ini aksesnya hanya jalan setapak dan itupun harus keliling lewat pasar Pancurbatu. Tolong bantu kami pak menteri, tangan kami tetap dibawah,”isak histeris Susila.
Sementara, Kalapas Kelas II-A Pancurbatu Haposan Silalahi AmdIP SSos saat ditemui tidak berada dikantor Lapas Jl Jamin Ginting Nomor 56 Pancurbatu, Jumat (10/9/2021) pukul 15.30 WIB.
Hal yang sama juga diungkapkan, Satria petugas piket Lapas Pancurbatu mengaku pimpinannya sedang keluar. Padahal menurut informasi pekerja, Kalapas masih menyaksikan aksi protes warga.
“Ka Lapas sudah pulang, hari senin datang lagi ya,”ujar Satria saat ditemui diruang piket guna perimbangan berita terkait aksi protes warga Desa Tengah Kecamatan Pancurbatu.







